Transparansi LHKPN, menurutnya, penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah penyalahgunaan wewenang.
Baca Juga: IPK naik usai Prabowo dilantik, Saut: Sinyal publik ingin KPK bangkit dari tidur panjang
“Kalau setelah jadi menteri angkanya bertambah di tabungan, itu harus diragukan,” katanya.
Pernyataan Pigai menuai sorotan karena disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap integritas pejabat negara dan praktik antikorupsi.***