Natalius Pigai soroti kekayaan menteri: Jika setelah menjabat tambah tajir, publik wajar curiga

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 17 November 2025 | 14:49 WIB
Menteri HAM menegaskan bahwa semua menteri memiliki gaji yang sama (Tangkapan layar YouTube Akbar Faizal Uncensored)
Menteri HAM menegaskan bahwa semua menteri memiliki gaji yang sama (Tangkapan layar YouTube Akbar Faizal Uncensored)

GENMILENIAL.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, angkat suara soal transparansi kekayaan pejabat.

Ia menegaskan bahwa seluruh menteri dalam kabinet menerima gaji yang sama, sehingga lonjakan simpanan belasan hingga puluhan miliar selama menjabat patut dipertanyakan.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam tayangan YouTube Akbar Faizal Uncensored, Jumat 14 November 2025.

Baca Juga: Independensi KPK disorot Saut Situmorang: Desak Prabowo keluarkan Perpu untuk pulihkan wewenang antirasuah

Pigai menyebut tidak ada alasan logis bagi pejabat eksekutif tiba-tiba menjadi jauh lebih kaya hanya dari gaji menteri.

“Kalau hari ini ada menteri yang simpanannya belasan sampai puluhan miliar, itu harus diragukan,” tegas Pigai.

Tak ada menteri gaji besar–kecil: Semuanya sama

Pigai menjelaskan bahwa meski tiap kementerian mengelola anggaran yang berbeda, pendapatan resmi menteri tetap seragam.

Ia sendiri memimpin kementerian dengan anggaran besar, namun gaji yang diterima tetap sama seperti menteri lain.

Baca Juga: BAZNAS harus jadi pilar kesejahteraan umat: Subang mulai seleksi pemimpin baru periode 2025–2030

“Dengan kementerian yang anggarannya kecil maupun yang mengelola sumber daya besar, gaji menterinya sama,” ujarnya.

Hal inilah yang membuat Pigai mempertanyakan jika ada pejabat yang tiba-tiba menunjukkan peningkatan harta signifikan selama menjabat.

Lonjakan kekayaan pejabat harus jadi alarm

Menurut Pigai, masyarakat berhak mempertanyakan kenaikan harta yang tak sesuai profil pendapatan pejabat publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X