Baca Juga: Menkeu Purbaya ingatkan crazy rich tak bisa lagi hindari pajak, bidik Rp60 triliun dari penunggak
Analisis digital jadi pintu masuk
Dari perspektif lain, CEO Malaka Project, Ferry Irwandi menilai jejak digital bisa mengungkap pola penyebaran isu yang memicu kerusuhan.
“Dalam hitungan menit bisa diketahui dari mana isu 25 Agustus itu muncul, siapa yang menggunakan tagar bubarkan DPR, afiliasi mereka apa, siapa yang didukung, dan siapa yang diserang. Itu titik awal investigasi,” kata Ferry dalam diskusi publik Rakyat Bersuara, Selasa, 2 September 2025.
Ia menekankan, temuan digital sebaiknya diperlakukan sebagai pintu masuk penyelidikan, bukan kesimpulan akhir.
Baca Juga: Tarif cukai rokok 2026 tidak naik, Menkeu Purbaya teken strategi hadang rokok ilegal
“Itu cara kerja intelijen seharusnya, bukan sekadar menyebut nama besar tanpa dasar,” tambahnya.
Misteri yang belum terjawab
Hingga kini, belum ada kepastian siapa dalang utama kerusuhan Agustus 2025.
Polisi masih menelusuri aliran dana, sementara spekulasi tentang aktor asing maupun analisis digital menjadi bahan perdebatan publik.
Publik pun masih menunggu jawaban, siapa sebenarnya sosok di balik layar yang mengatur huru-hara hampir serentak di berbagai daerah Indonesia tersebut?***