GENMILENIAL.ID – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 17 September 2025.
Aksi bertajuk 179 Ojol ini berlangsung damai dengan tiga titik utama, yakni Kemenhub, Istana Presiden, dan DPR RI.
Para peserta aksi menyerukan agar tidak ada tindakan anarkis, sweeping, maupun provokasi.
Baca Juga: Pemerintah beri diskon 50 persen iuran JKK dan JKM untuk ojol, opang hingga kurir
Berikut lima fakta terkini terkait demonstrasi tersebut:
1. 6 Ribu personel gabungan dikerahkan
Sebanyak 6.118 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi.
Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro memastikan pengamanan dilakukan secara persuasif tanpa senjata api.
2. Pengamanan antisipasi chaos
Polisi menegaskan pengamanan bertujuan menjaga kelancaran penyampaian aspirasi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
3. Matikan aplikasi serentak
Artikel Terkait
Prabowo kecewa tindakan aparat, pastikan keluarga ojol Affan dapat perlindungan dan penegakan hukum tegas
ESAI: Jakarta, ojol, dan bayangan kehilangan
Ojol Subang gelar seribu lilin untuk Affan, Kapolres janji proses transparan
H. Anharudin apresiasi aksi damai ojol dan mahasiswa Subang, tegaskan siap kawal tuntutan
Pemerintah siapkan 17 paket stimulus ekonomi 2025-2026, dari magang fresh graduate hingga jaminan mitra ojol
Ojol siap matikan aplikasi besok, 7 tuntutan menggema dari RUU Transportasi Online hingga usut tragedi Affan
Pemerintah beri diskon 50 persen iuran JKK dan JKM untuk ojol, opang hingga kurir