• Selasa, 20 Oktober 2026

Kabut asap karhutla kepung Palembang, pemerintah coba cara tak biasa dengan 1,5 ton dry ice

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 20 Oktober 2026 | 04:28 WIB
Pemerintah menyiapkan uji coba penebaran 1,5 ton dry ice dari pesawat Cessna untuk membantu mengatasi kabut asap karhutla di Palembang (Ig/@palembang.gercep)
Pemerintah menyiapkan uji coba penebaran 1,5 ton dry ice dari pesawat Cessna untuk membantu mengatasi kabut asap karhutla di Palembang (Ig/@palembang.gercep)

Baca Juga: Viral pengakuan tersangka penipuan Bintara Polri 2026, Polda Jambi buka suara

Persiapan dilakukan di Lanud Palembang

Sebelum pelaksanaan uji coba, Dudung meninjau persiapan penebaran dry ice di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, Palembang.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Material dry ice disiapkan untuk ditebar menggunakan pesawat Cessna di sekitar wilayah Palembang.

Selain di Sumatera Selatan, sebagian material dry ice juga disiapkan di Lampung.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani kabut asap akibat karhutla yang terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Tips jitu perawatan motor listrik untuk pemula agar performa tetap prima

Operasi modifikasi cuaca tetap berlanjut

Di samping menguji metode penebaran dry ice, pemerintah tetap melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya penanganan kabut asap akibat karhutla.

Kedua langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan yang dilakukan pemerintah terhadap kondisi kabut asap di Sumatera Selatan.

Namun, hasil uji coba penebaran dry ice masih perlu dilihat sebelum metode tersebut diterapkan lebih luas.

Baca Juga: Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura

Jika uji coba di Sumatera Selatan menunjukkan hasil yang baik, metode serupa berpeluang diterapkan di wilayah lain yang mengalami persoalan kabut asap, termasuk Kalimantan Tengah.

Pemerintah akan melihat efektivitas uji coba tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kemungkinan penerapan di daerah lain.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X