Kegembiraan warga Palangka Raya saat hujan turun: Ini yang dirindukan banyak orang, asap jauh berkurang

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:25 WIB
Kabut asap di Palangka Raya cukup berkurang setelah hujan turun sejak Kamis, 15 Oktober 2026 sore (Threads/amjhad8-vurafiori)
Kabut asap di Palangka Raya cukup berkurang setelah hujan turun sejak Kamis, 15 Oktober 2026 sore (Threads/amjhad8-vurafiori)

“Pelayanan kesehatan tetap kami siapkan untuk masyarakat selama kondisi kabut asap ini. Kami juga memastikan ketersediaan oksigen aman agar warga yang membutuhkan penanganan medis dapat segera terlayani,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, dalam keterangan resmi yang diunggah di laman Media Center Palangka Raya pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Bromo: 4 Orang meninggal dunia, 2 orang alami luka bakar

Berdasarkan catatan Dinkes Kota Palangka Raya, sebanyak 11 puskesmas disiagakan untuk melayani masyarakat terdampak karhutla. Seluruh puskesmas tersebut dilengkapi fasilitas ruang oksigen untuk mendukung pelayanan bagi warga yang membutuhkan.

Selain menyiagakan puskesmas, Dinkes juga mengoptimalkan jejaring fasilitas kesehatan lainnya.

Petugas turut menjangkau titik-titik permukiman yang berdekatan dengan lokasi kebakaran untuk membantu masyarakat terdampak.

Riduan mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap gangguan kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Baca Juga: Duduk perkara kasus Bupati Klaten dalam OTT KPK, ada uang Rp1 miliar dan 20 orang yang diamankan

Masyarakat juga diminta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Manfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia dan jangan menunda pemeriksaan jika gangguan pernapasan terasa semakin berat,” pungkasnya.

Hujan yang turun di Palangka Raya menjadi harapan bagi warga di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

Sementara itu, kesiapsiagaan fasilitas kesehatan tetap diperlukan untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan selama kondisi tersebut.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X