Baca Juga: Warga Sidajaya gotong royong cor jalan 600 meter, akses petani dua dusun jadi perhatian
“Bau hujannya itu lho karena asapnya banyak banget,” imbuhnya.
Unggahan itu menggambarkan kondisi udara yang masih dipengaruhi kabut asap, meski warga mulai merasakan perubahan setelah hujan turun.
Hujan sebentar, warga berharap asap terus berkurang
Ungkapan bahagia juga dibagikan oleh akun Threads @eon*****s. Warga tersebut menggambarkan hujan sebagai sesuatu yang sangat dirindukan masyarakat Palangka Raya setelah menghadapi kondisi kabut asap.m
“Kita kayak orang baru lihat hujan. Ini Palangka Raya, 16 Oktober 2026 pukul 08.58 WIB, hujan yang dirindukan akhirnya datang walau hanya sebentar, tapi cukup mengobati rindu,” tulisnya.
Baca Juga: Alih fungsi 13,4 hektare sawah untuk Pertamina, Subang minta irigasi dan pompa diperbaiki
Warga lainnya turut membagikan pengalaman saat hujan mengguyur beberapa wilayah di Palangka Raya. Mereka menyebut hujan turun pada waktu yang berbeda, mulai malam hari hingga subuh dan pagi hari.
“Tadi malam hujan beberapa menit, Alhamdulillah. Di sebagian tempat lainnya, hujan tengah malam dan ada juga yang subuh atau paginya hujan deras,” tulis akun @sus*********i.
“Dan pagi ini, asap jauh berkurang. Masih mendung juga, semoga hujan lagi yang deras dan lama. Terima kasih untuk yang selalu mendoakan,” lanjutnya.
Berkurangnya asap pada pagi hari menjadi kabar yang disambut positif oleh warga. Meski demikian, mereka masih berharap hujan kembali turun agar kondisi udara semakin membaik.
Baca Juga: Bupati Klaten Hamenang tiba di Gedung KPK, penyidik bawa tong biru yang diduga tempat simpan uang
Dinkes siagakan 11 Puskesmas untuk warga terdampak
Di tengah harapan warga terhadap perubahan kondisi cuaca, penanganan keluhan kesehatan akibat kabut asap juga terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya.
Dinkes menyiapkan tenaga medis dan memastikan ketersediaan oksigen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan akibat dampak karhutla.
Artikel Terkait
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
Sebut 54 hektare terbakar, relawan TNTP desak pemerintah tangani karhutla dalam skala besar: Sebelum semuanya terlambat
Karhutla Kalteng belum usai, ISPU Palangka Raya tembus angka 1.300
Karhutla belum usai, Gubernur Kaltim viral di Singapura disebut nonton F1
Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?