Pekatnya kabut asap selimuti Palangka Raya: Sudah 3 bulan tidak melihat langit biru

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 16:07 WIB
Warga keluhkan kabut asap pekat selimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Threads/imyspsp)
Warga keluhkan kabut asap pekat selimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Threads/imyspsp)

Ia menyoroti kondisi wilayah yang tampak menguning akibat asap kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel

“Ini enggak ada tindakan apa-apa ya? Kalimantan Sekuning ini karena asap dan yang sana bilang ini normal?” tulis akun @imy****p.

Unggahan tersebut menambah deretan keluhan warga yang membagikan kondisi lingkungan tempat tinggal mereka di tengah kabut asap.

Dampak yang dirasakan tidak hanya berkaitan dengan jarak pandang, tetapi juga ketidaknyamanan saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Tiga bulan tak melihat langit biru Palangka Raya

Kabut asap yang menyelimuti Palangka Raya juga membuat sebagian warga merindukan kondisi langit cerah seperti sebelumnya.

Baca Juga: Kasus ijazah Gibran memanas, Bambang Widjojanto sebut ada operasi senyap KPU

Melalui unggahan di Threads, akun @uko****r membagikan kondisi Palangka Raya pada 7 Oktober 2026. Ia menyebut langit biru Kalimantan Tengah sudah tidak terlihat selama tiga bulan terakhir.

“Ini kondisi Palangka Raya, 7 Oktober 2026. Sudah 3 bulan kami tidak melihat langit biru Kalteng yang bagus,” tulis @uko****r.

Selain mengeluhkan pemandangan kota yang tertutup asap, warga juga menyampaikan gangguan kesehatan yang dirasakan.

Keluhan tersebut antara lain mata dan tenggorokan terasa panas, kepala pusing, hingga sesak napas.

Baca Juga: Apa itu jabatan Rais Aam di NU yang tersenggol dugaan politik uang?

Kondisi ini menjadi perhatian karena kabut asap berlangsung di tengah aktivitas warga yang tetap harus berjalan.

Kelompok rentan, termasuk anak kecil dan bayi, turut disebut dalam keluhan warga mengenai dampak asap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X