Ia menyoroti kondisi wilayah yang tampak menguning akibat asap kebakaran hutan dan lahan.
Baca Juga: Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel
“Ini enggak ada tindakan apa-apa ya? Kalimantan Sekuning ini karena asap dan yang sana bilang ini normal?” tulis akun @imy****p.
Unggahan tersebut menambah deretan keluhan warga yang membagikan kondisi lingkungan tempat tinggal mereka di tengah kabut asap.
Dampak yang dirasakan tidak hanya berkaitan dengan jarak pandang, tetapi juga ketidaknyamanan saat menjalani aktivitas sehari-hari.
Tiga bulan tak melihat langit biru Palangka Raya
Kabut asap yang menyelimuti Palangka Raya juga membuat sebagian warga merindukan kondisi langit cerah seperti sebelumnya.
Baca Juga: Kasus ijazah Gibran memanas, Bambang Widjojanto sebut ada operasi senyap KPU
Melalui unggahan di Threads, akun @uko****r membagikan kondisi Palangka Raya pada 7 Oktober 2026. Ia menyebut langit biru Kalimantan Tengah sudah tidak terlihat selama tiga bulan terakhir.
“Ini kondisi Palangka Raya, 7 Oktober 2026. Sudah 3 bulan kami tidak melihat langit biru Kalteng yang bagus,” tulis @uko****r.
Selain mengeluhkan pemandangan kota yang tertutup asap, warga juga menyampaikan gangguan kesehatan yang dirasakan.
Keluhan tersebut antara lain mata dan tenggorokan terasa panas, kepala pusing, hingga sesak napas.
Baca Juga: Apa itu jabatan Rais Aam di NU yang tersenggol dugaan politik uang?
Kondisi ini menjadi perhatian karena kabut asap berlangsung di tengah aktivitas warga yang tetap harus berjalan.
Kelompok rentan, termasuk anak kecil dan bayi, turut disebut dalam keluhan warga mengenai dampak asap.
Artikel Terkait
4.987 Warga di Pekanbaru derita ISPA, buruknya kualitas udara imbas asap karhutla jadi penyebabnya
Ramai unggahan warga Kalsel keluhkan kabut asap karhutla makin tebal: Sudah berbulan-bulan hirup asap setiap hari
Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka
Karhutla Kalsel meluas, kobaran api menyala di dekat RSJ Sambang Lihum
Kemenkes: 40 Ribu balita di wilayah terdampak karhutla terkena ISPA
17 Ribu kasus ISPA Palembang imbas kabut asap karhutla: Paru-paru jadi taruhan
Api berkobar besar, momen mencekam saat karhutla dekati kampus UNISKA Kalsel