Mensos ajukan tambahan Rp12 triliun ke DPR, fokus bansos tepat sasaran dan program makan lansia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 4 September 2025 | 12:33 WIB
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (tengah) mengajukan tambahan anggaran Rp12 triliun ke DPR termasuk untuk program lansia (kemensos.go.id)
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (tengah) mengajukan tambahan anggaran Rp12 triliun ke DPR termasuk untuk program lansia (kemensos.go.id)

GENMILENIAL.ID — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp12 triliun kepada DPR RI untuk tahun anggaran 2026.

Jika disetujui, total pagu Kementerian Sosial (Kemensos) akan meningkat dari Rp80 triliun lebih menjadi sekitar Rp92 triliun.

“Pagu anggaran kita sekitar Rp80 triliun lebih, 2026,” kata Gus Ipul usai rapat tertutup dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 3 September 2025.

Baca Juga: Shifting pencarian BBM subsidi picu stok kosong di SPBU swasta, Wamen ESDM bicara klarifikasi

Dalam pemaparan program prioritas, ia menegaskan ada tiga fokus utama penggunaan anggaran tambahan, pemutakhiran data kesejahteraan sosial yang kini dikelola Badan Pusat Statistik (BPS), dukungan terhadap program Sekolah Rakyat, serta penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran.

“Target kita lebih dari 300 ribu keluarga penerima manfaat bisa naik kelas setiap tahun,” ujar mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu.

Selain itu, dana tambahan Rp12 triliun juga dibutuhkan untuk sejumlah program yang belum terakomodasi dalam pagu awal, termasuk bansos adaptif untuk kebutuhan bencana.

Baca Juga: Mentan tegaskan stok beras kosong di ritel modern bukan karena langka, tapi pergeseran distribusi

Gus Ipul menekankan pentingnya keberlanjutan program bantuan makanan gratis bagi lansia terlantar berusia di atas 75 tahun.

Program ini sudah berjalan sejak 2025 dengan menyasar lebih dari 100 ribu penerima manfaat.

“Program permakanan untuk lansia terlantar jumlahnya lebih dari 100 ribu. Setiap hari mereka mendapatkan makan pagi dan siang. Ini sudah berlangsung sejak 2025, tapi belum dianggarkan,” jelasnya.

Kemensos berharap tambahan anggaran ini dapat memperkuat perlindungan sosial sekaligus memastikan keberlanjutan program yang menyasar kelompok rentan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X