Nestapa pasangan lansia di Pekalongan yang tak kebagian bansos: Dituduh judol padahal HP pun tak punya

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB
Menyoroti kisah pilu pasangan lansia di Pekalongan, Jawa Tengah yang dicoret dari daftar penerima bansos dengan dugaan terindikasi judol (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti kisah pilu pasangan lansia di Pekalongan, Jawa Tengah yang dicoret dari daftar penerima bansos dengan dugaan terindikasi judol (Instagram.com/@undercover.id)

GENMILENIAL.ID — Nasib pasangan lanjut usia (lansia), Dayat (77 tahun) dan Darmi (63 tahun), warga Dukuh Kayunan Barat, Karanganyar, Pekalongan, menjadi perhatian setelah keduanya dilaporkan kehilangan bantuan sosial (bansos) karena terindikasi aktivitas judi online (judol).

Kisah pasangan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah akun Instagram @undercover.id pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Dalam unggahan itu disebutkan Dayat dan Darmi tidak lagi menerima bansos meski kondisi ekonomi mereka tergolong kurang mampu.

Baca Juga: Pusing kepala Vilmei usai polisikan karyawannya yang diduga curi uang Rp1,28 miliar, gimana modusnya?

“Lansia asal Dukuh Kayunan Barat, tak lagi mendapatkan bantuan sosial (bansos) karena terindikasi judol,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Sebelumnya, Dayat dan Darmi tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan sebesar Rp600 ribu setiap tiga bulan.

Namun, sejak awal 2026, bantuan tersebut tidak lagi diterima karena keduanya dicoret dari daftar penerima.

Kondisi pasangan ini kemudian menjadi sorotan karena keduanya diketahui tidak memiliki telepon seluler.

Baca Juga: Jejak kasus gratifikasi Silmy Karim, dari sitaan Rp17,5 miliar hingga 8 orang jadi tersangka

Selain itu, Dayat dan Darmi disebut tidak pernah mengenyam pendidikan sehingga tidak dapat membaca maupun menulis.

Dicoret bansos meski masuk desil 1

Operator Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Kayugeritan, Neli Setyowati, menjelaskan bahwa Dayat dan Darmi memang telah dinonaktifkan dari daftar penerima bansos.

Neli menyampaikan kondisi ekonomi pasangan tersebut tergolong memprihatinkan. Bahkan, berdasarkan data yang dimiliki, keduanya masih berada dalam kategori desil 1.

“Keluarga penerima manfaat keluarga Mbah Dayat telah dicoret bansos. Padahal, memang betul-betul orang tidak mampu,” kata Neli saat berada di kediaman Dayat, Pekalongan, pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X