Viral mahasiswi Unesa kesulitan daftar beasiswa karena masuk desil 6, terungkap sempat terdata sebagai karyawati padahal masih sekolah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Instagram/cakj1)
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Instagram/cakj1)

Baca Juga: Kronologi hancurnya motor driver ojol di Bintaro oleh hantaman bata sopir Alphard yang tak terima spion lecet

“Cuma, di web BeSMART-nya ini tiba-tiba desilnya jadi 6-10, terus saya bingung harus gimana,” imbuhnya.

Setelah mengurus ke Dinas Sosial

Drea kemudian berupaya mengurus persoalan perbedaan data tersebut melalui Dinas Sosial.

Setelah proses tersebut dilakukan, ia mengaku akhirnya dapat melanjutkan pendaftaran beasiswa meski data desil pada laman BeSMART masih menunjukkan angka 6-10.

“Waktu memasukkan NIK orang tua, masih tetap desil 6-10, tapi Alhamdulillah bisa ke tahap berikutnya,” ungkap mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tersebut.

Baca Juga: Pria tanpa busana diamankan usai viral pukuli pemotor di Lenteng Agung, diduga ODGJ hingga terpengaruh miras

Persoalan data tersebut juga disampaikan salah satu perangkat desa yang ikut mendatangi Drea. Menurutnya, data Drea sebelumnya memang tercatat dalam kelompok desil 6 sebelum dilakukan pengajuan sanggahan.

“Kemarin sudah di-Perlinsos (Perlindungan Sosial -red), awalnya itu dari desil 6 kalau enggak salah, terus saya ajukan sanggahan, akhirnya masuk desil 2,” ungkap salah satu rombongan perangkat desa.

Selain perbedaan desil, perangkat desa tersebut menyebut terdapat data lain yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi Drea.

“Sebelumnya Diandrea itu terdaftarnya karyawati, padahal masih sekolah,” tambahnya.

Baca Juga: Kisruh korlap aksi BEM UI kecam dugaan intimidasi polisi ke sopir pengangkut massa menuju Bundaran HI: Seribu alasan!

Jual gantungan kunci untuk tambahan biaya kuliah

Di tengah kesulitan mendapatkan beasiswa, Drea juga mengungkapkan upayanya mencari tambahan uang untuk memenuhi kebutuhan kuliah.

Ia mengaku menjual gantungan kunci hasil kerajinan tangan. Uang dari hasil jualan tersebut kemudian digunakan bersama pinjaman untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X