Viral mahasiswi Unesa kesulitan daftar beasiswa karena masuk desil 6, terungkap sempat terdata sebagai karyawati padahal masih sekolah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Instagram/cakj1)
Mahasiswi berprestasi Unesa mengeluhkan perbedaan desil yang sempat jadi kendala mengajukan beasiswa pada Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Instagram/cakj1)

“Bayar UKT Rp4 juta dari meminjam sama hasil uang jualan saya sedikit. Jualan gantungan kunci kerajinan tangan,” tutur Drea.

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan Armuji ketika menyoroti persoalan data kesejahteraan yang digunakan dalam penentuan kategori desil.

Baca Juga: Ungkap kendala kasus pencabulan Syekh Ahmad Al Misry, Bareskrim: Indonesia tak punya perjanjian ekstradisi dengan Mesir

Armuji soroti pendataan kondisi warga

Armuji meminta agar pendataan masyarakat dapat disesuaikan dengan kondisi riil warga di lapangan. Ia menilai perangkat wilayah perlu melihat langsung kondisi masyarakat ketika melakukan pendataan.

“Untuk kelurahan, RT, RW, lihat kondisi real warga kita. Warga yang tidak mampu, ya sampaikan tidak mampu, enggak usah malu. Jadi jangan dinaik-naikan,” ujar Armuji.

Ia juga meminta agar data desil yang digunakan dalam penentuan penerima bantuan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat.

“Kalau memang desilnya 5 ke bawah, tulis 5 ke bawah supaya warga mendapatkan haknya untuk bisa mendapatkan bantuan. BPS harus berani mengubah,” sambungnya.

Baca Juga: Viral dugaan modus gesek nomor rangka mobil di parkiran GBK, polisi ikut dalami meski belum ada laporan resmi

Armuji kemudian mengatakan akan menemui Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyampaikan persoalan yang dialami Drea.

“Kita akan datangi BPS untuk memberikan solusi terkait desil yang tidak sesuai. Mengingat, Drea ini mendapatkan penghasilan dari berjualan gantungan kunci dan ayahnya seorang pengantar galon air isi ulang,” tukasnya.

Persoalan yang dialami Drea tersebut berawal dari perbedaan data desil antara pengecekan melalui Cek Bansos dan laman BeSMART.

Setelah melakukan pengurusan, Drea dapat melanjutkan proses pendaftaran beasiswa meski data pada laman BeSMART sebelumnya menunjukkan desil 6-10.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X