GENMILENIAL.ID – Dua gempa mengguncang wilayah Indonesia pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026.
Gempa pertama bermagnitudo 6,1 terjadi di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, kemudian disusul gempa bermagnitudo 5,9 di wilayah Aceh Jaya.
Kedua gempa tersebut terjadi dalam rentang waktu kurang dari satu jam. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa di Sumba terjadi lebih dulu pada pukul 05.55 WIB.
Baca Juga: Mobil bekas tahun 2020 ke atas tak selalu mahal, ada yang di bawah Rp100 juta
Gempa Sumba M6,1
BMKG mencatat pusat gempa Sumba berada di laut, sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa Sumba dirasakan hingga sejumlah wilayah di Nusa Tenggara. Berdasarkan data BMKG, intensitas guncangan mencapai MMI V di Sumba Barat.
Sementara di Manggarai Barat, intensitas gempa tercatat pada level IV-V MMI.
Data tersebut menunjukkan guncangan dirasakan di sejumlah wilayah di sekitar episenter.
Baca Juga: Cari mobil keluarga Rp100 jutaan? Ini pilihan MPV bekas dari tahun 2016 hingga 2022
Gempa Aceh M5,9
Sekitar 42 menit kemudian, gempa kembali terjadi di wilayah Aceh. Gempa kedua tercatat pada pukul 06.37 WIB di sekitar Calang, Kabupaten Aceh Jaya.
BMKG mencatat gempa Aceh memiliki magnitudo 5,9 dengan kedalaman 26 kilometer. Episenternya berada sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Jaya.
Pusat gempa tersebut berada pada koordinat 4,56 lintang utara dan 94,97 bujur timur.
Artikel Terkait
Tertimbun reruntuhan gempa NTT, nenek 84 tahun ditemukan selamat meski tak makan-minum selama 4 hari
Gempa M 3,6 guncang Bantul DIY, 20 kereta api berhenti luar biasa
Kisah pilu anak 2 tahun dikabarkan meninggal dunia usai bertahan melawan dingin di posko pengungsian gempa NTT
Fakta di balik video viral pejabat BNPB wawancara dari kafe terkait gempa NTT
Saatnya kita yang bergerak, bantu mitra jurnalis Promedia korban gempa NTT
Sempat viral karena marahi petugas BNPB soal bantuan gempa NTT, Camat Lamba Leda Utara mundur
Gempa magnitudo 5,9 guncang Kepulauan Seribu pagi tadi, ini analisis BMKG soal potensi tsunami