Banjir bandang Guci kirim kayu hingga pipa ke Pantai Larangan Tegal, sejumlah titik wisata rusak parah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 27 Januari 2026 | 01:40 WIB
Kondisi Pantai Larangan dan Guci pascabanjir di lereng Gunung Slamet (TikTok/hallopuspita)
Kondisi Pantai Larangan dan Guci pascabanjir di lereng Gunung Slamet (TikTok/hallopuspita)

GENMILENIAL.ID — Dampak banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Pemandian Air Panas Guci, Kabupaten Tegal, mulai terlihat hingga ke wilayah pesisir.

Pantai Larangan, Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, dipenuhi kayu gelondongan dan pipa air yang diduga terbawa arus dari kawasan wisata Guci.

Pantauan di lapangan menunjukkan hamparan kayu berbagai ukuran berserakan di sepanjang bibir pantai.

Kondisi tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah warga mengunggah video situasi Pantai Larangan ke media sosial.

Baca Juga: Jelang RUPS PLN, aturan masa jabatan direksi jadi sorotan, reformasi BUMN diuji

Salah satu unggahan akun TikTok @hallopuspita memperlihatkan kayu-kayu memenuhi area pantai.

“Keadaan laut Larangan, Tegal. Please, ini kayu dari mana?” ucap perekam video, dikutip Selasa 27 Januari 2026. 

Video lain yang diunggah akun @dyaz.ananda mengungkap fakta lebih mengejutkan. Selain kayu, terlihat pula pipa-pipa air yang diduga berasal dari kawasan wisata Guci.

“Pipanya Guci sampai ke sini, kebawa ombak. Pipanya banyak banget,” ujarnya dalam video tersebut.

Baca Juga: IFG tancap gas transformasi bisnis 2026, fokus perkuat layanan publik dan customer centricity

Ia juga menyebut sebagian pipa sudah diambil warga.

Banjir bandang rusak tiga titik wisata Guci

Sebelumnya, banjir bandang melanda kawasan wisata Guci pada Sabtu 24 Januari 2026. Luapan Sungai Gung Guci menghantam sejumlah fasilitas wisata dan menyebabkan kerusakan serius.

Tiga titik dilaporkan mengalami kerusakan parah, yakni:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X