Diduga perkara utang lemari plastik Rp150 ribu, pria di Bandung disabet preman pakai samurai

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 21:22 WIB
Menyoroti kasus penganiayaan yang diduga melibatkan preman saat menagih utang warga di Kiaracondong, Bandung (Instagram.com/@humas_polrestabes_bandung)
Menyoroti kasus penganiayaan yang diduga melibatkan preman saat menagih utang warga di Kiaracondong, Bandung (Instagram.com/@humas_polrestabes_bandung)

Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian menyerang korban menggunakan pedang samurai. Aksi brutal tersebut juga mengenai warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Promo spesial HUT RI ke-81 di D’Castello Subang: Gratis tiket untuk yang lahir Agustus hingga diskon 50 persen

Warga yang menyaksikan kejadian itu sempat merekam momen penyerangan, yang kemudian viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.

Motif utang lemari plastik

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa motif penyerangan berkaitan dengan utang hasil penjualan lemari plastik senilai Rp150 ribu.

Namun, saat pelaku menagih, korban membantah adanya utang tersebut sehingga memicu konflik.

“Awalnya para pelaku ini akan menagih hutang atau menagih uang hasil penjualan lemari plastik. Namun hal itu dibantah dan terjadilah perkelahian,” jelas Sumartono.

Baca Juga: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 telan 4 korban jiwa: Penumpang lompat ke laut saat api membesar

Polisi juga mengungkap bahwa pelaku merupakan sosok yang selama ini dikenal sebagai preman di wilayah tersebut dan telah beberapa kali mendapatkan pembinaan dari aparat setempat.

Pelaku terpengaruh miras, dua orang masih diburu

Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya.

Hal ini diduga menjadi salah satu faktor yang memperparah tindakan kekerasan tersebut.

“Sebenarnya kami sudah melakukan pembinaan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar wilayah tetap kondusif. Namun kalau sudah akhir pekan mereka suka berkeliaran,” ungkap Sumartono.

Baca Juga: Buntut dugaan penebangan pohon di Bandung, Dedi Mulyadi minta lurah hingga kadis LH diberi sanksi

Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga turut terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X