Baca Juga: Kronologi kebakaran yang hanguskan rumah di Pulomas, diduga karena korsleting listrik
Bupati dan panitia sampaikan permintaan maaf
Bupati Banyumas bersama tim penyelenggara menjenguk para korban di sejumlah rumah sakit rujukan. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi.
“Intinya, tidak ada yang menginginkan kejadian ini meskipun musibah. Orang lagi senang-senang tiba-tiba ambruk,” ujar Sadewo dalam unggahan Instagram @sadewo.id.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan penyesalan dan memastikan akan membantu penanganan korban.
Baca Juga: Bukan ogah bayar, penjual nasi uduk ungkap awal mula bentrok di Matraman karena geber-geber motor
“Kita dari penyelenggara mohon maaf sekali, enggak ada yang mau sampai kejadian seperti ini. Saya juga sedih sekali atas kejadian yang terjadi hari ini,” ucap perwakilan panitia.
“Sebisanya kita juga pasti akan bantu,” tambahnya.
Polisi lakukan investigasi
Insiden ini kini ditangani Polresta Banyumas untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya tribun VIP.
“Saat ini pihak Polresta Banyumas sedang melakukan proses investigasi dan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi serta faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut,” tulis pihak Speed Fest dalam keterangan resminya.***
Artikel Terkait
Rainbow Slide ambruk di Ketapang: Tambah daftar panjang wahana anak yang rawan kecelakaan
Asrama pesantren di Bireuen ambruk usai banjir bandang, kerugian ditaksir Rp6 miliar, ratusan santri mengungsi
Diduga hanyut ke Sungai Cijagra, seorang ibu di Bandung hilang usai lantai rumah ambruk
Istri derita tumor mata, rumah nyaris ambruk: Perjuangan Ayan di Subang bikin hati tersayat
Gempa M 7,6 guncang Ternate hingga Manado, Gedung KONI ambruk dan 1 orang dilaporkan tewas
Dentuman keras di lapangan padel Bogor, pagar sekolah ambruk diduga akibat ledakan gas
Atap kelas MTs Muhammadiyah di Sragen ambruk saat KBM, 7 siswa dan 1 guru jadi korban