Rainbow Slide ambruk di Ketapang: Tambah daftar panjang wahana anak yang rawan kecelakaan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:33 WIB
Menyoroti kasus robohnya wahana permainan Rainbow Slide di Ketapang, Kalimantan Barat yang bikin heboh warganet di media sosial (X.com/B3doel)
Menyoroti kasus robohnya wahana permainan Rainbow Slide di Ketapang, Kalimantan Barat yang bikin heboh warganet di media sosial (X.com/B3doel)

GENMILENIAL.ID – Keceriaan pasar malam di Kecamatan Air Upas, Ketapang, Kalimantan Barat, mendadak berubah jadi kepanikan.

Wahana perosotan pelangi (Rainbow Slide) ambruk saat dipadati pengunjung pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

Dalam hitungan detik, tawa berubah menjadi teriakan panik. Rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan rangka logam bagian tengah wahana melengkung, lalu patah dan menarik seluruh struktur hingga roboh.

Baca Juga: Titel pengangguran tertinggi di ASEAN bayangi anak muda RI, Menkeu Purbaya tebar janji ekonomi pulih akhir 2025

Cahaya warna-warni yang semula memikat anak-anak, berganti jadi sorotan lampu darurat saat petugas mengevakuasi korban. Beberapa warga dilaporkan luka-luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Air Upas.

Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, memastikan lokasi kejadian sudah diamankan dan seluruh wahana pasar malam ditutup sementara.

“Kami telah memanggil penanggung jawab wahana dan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya, Minggu, 19 Oktober 2025.

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di wahana permainan rakyat yang lemah dalam pengawasan dan kerap mengabaikan standar keselamatan.

Baca Juga: Pemerintah kaji pemutihan tunggakan BPJS kesehatan, nilai utang peserta capai Rp10 triliun

Jejak kecelakaan wahana yang terulang

Insiden serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam tiga tahun terakhir, sejumlah wahana permainan rakyat di berbagai daerah mengalami kecelakaan akibat lemahnya pengawasan teknis dan konstruksi.

1. Rapuhnya wahana di Tulungagung saat diterpa angin (2024)

Wahana besar Asia Eropa Park di Tulungagung, Jawa Timur, porak-poranda diterjang angin kencang pada 3 Januari 2024.

Struktur ringan yang digunakan tak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem.

Baca Juga: Akar masalah proyek kereta cepat Whoosh: Dari skema Jepang ke China, jejak keputusan yang kini jadi beban publik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X