Viral nenek Warism tersesat di Jaksel, sempat dikabarkan diabaikan polisi, Propam turun tangan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 15 April 2026 | 15:08 WIB
Menyoroti insiden viral seorang nenek di Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang diduga diabaikan polisi usai laporkan dirinya tersesat cari jalan pulang (Threads/@tiaraaswn)
Menyoroti insiden viral seorang nenek di Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang diduga diabaikan polisi usai laporkan dirinya tersesat cari jalan pulang (Threads/@tiaraaswn)

GENMILENIAL.ID - Kasus seorang nenek bernama Warism yang diduga tersesat saat mencari jalan pulang di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Threads @tiaraaswn pada Rabu, 15 April 2026.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa nenek Warism sempat dibawa ke Polsek Pasar Minggu.

“Dear thread, mudah-mudahan bisa ketemu sama keluarga ibu Warism,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Mobil SPPG Sepatnunggal terciduk buang sampah, alasan sopir picu perdebatan

“Lokasi ibu tersebut di Polsek Pasar Minggu, sudah dilaporkan dan diserahkan ke Polsek sama sahabat saya,” lanjutnya.

Namun, setelah unggahan tersebut viral, muncul dugaan bahwa laporan terkait nenek Warism tidak ditindaklanjuti secara maksimal hingga yang bersangkutan sempat dilepas dari kantor polisi.

Polisi pastikan sudah bertemu keluarga

Menanggapi hal itu, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela memberikan klarifikasi terkait kondisi terbaru nenek Warism.

“Kami sampaikan bahwa nenek tersebut sudah kembali bertemu dengan pihak keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 11 April 2026.

Baca Juga: Terungkap ‘label harga’ jabatan di kasus Bupati Tulungagung, camat hingga kepsek diduga kena tarif

Polisi juga disebut telah menghubungi pihak yang pertama kali mengunggah informasi tersebut guna meluruskan kabar yang beredar di masyarakat.

Anggiat turut menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang sempat muncul akibat informasi yang berkembang di media sosial.

“Kami menyampaikan permohonan maaf dan akan lebih memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X