Cerita jemaah umrah Hanania Travel, diminta pelunasan seminggu setelah bayar DP: Kayak dikejar utang

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 31 Mei 2026 | 17:44 WIB
Pesan chat viral admin Hanania Travel kepada calon jemaah umrah dan Farhan (kanan) bos Hanania Travel yang kini jadi tersangka (Threads/yunirahmaaaaa - dwiutariri)
Pesan chat viral admin Hanania Travel kepada calon jemaah umrah dan Farhan (kanan) bos Hanania Travel yang kini jadi tersangka (Threads/yunirahmaaaaa - dwiutariri)

Namun, calon jemaah tersebut mempertanyakan kebijakan tersebut karena jarak keberangkatan masih cukup lama.

Baca Juga: Di balik pelantikan staf ahli Bupati Pandeglang, ada jeratan kasus kecelakaan maut yang masih bayangi sang pejabat

“Kasih waktu kak, kok begini ya? Kayak dikejar-kejar, kemarin DP 3 orang bisa tapi nggak langsung satu minggu harus dilunasin, emang mau bayar apa? Keberangkatan masih lama,” balasnya.

Skema diskon percepatan

Dalam percakapan lanjutan yang diunggah, admin Hanania masih terus mengingatkan terkait pelunasan pada 24 hingga 25 September 2025.

“Sisa DP mau kapan kira-kira kak? Biar nanti finance tanya, aku note. Soalnya finance pasti tanya,” tulis admin dalam pesan lainnya.

Kemudian pada 1 Oktober 2025, pemilik utas menunjukkan bukti transfer sebesar Rp144,5 juta kepada pihak travel.

Baca Juga: Blokade dicabut, dunia masih menahan napas di tengah ketegangan AS-Iran

Dari keterangan yang dibagikan, total pelunasan yang diminta mencapai Rp164,5 juta agar jemaah bisa mendapatkan diskon percepatan.

“Sudah jatuh tempo 1 Oktober 2025 untuk pelunasan diskon percepatan, kalau tidak, diskonnya hangus. Maaf jatuh temponya hari ini, info finance kalau lewat hari ini hangus otomatis by system,” tulis pihak Hanania.

Cara komunikasi admin disorot

Setelah unggahan tersebut viral, banyak warganet menyoroti cara komunikasi admin Hanania yang dinilai kurang tepat kepada calon jemaah.

“Kayak debt collector gitu caranya, kalau saya digituin pasti ku semprot dan nggak jadi DP,” tulis salah satu akun.

Baca Juga: ESAI: Sertifikasi bagi tenaga kependidikan dan guru Al-Qur’an

“Pesan ke customer servicenya nggak banget, kayak ngejar utang. Manajemennya bobrok keliatannya,” timpal pengguna lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X