Cerita korban selamat kecelakaan travel di Majalengka, penumpang sempat teriak minta sopir pelan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 27 Maret 2026 | 17:20 WIB
Menyoroti penuturan korban selamat dalam insiden kecelakaan mobil travel yang terjerumus ke jurang di Majalengka, Jawa Barat (Instagram.com/@infokrw - @informasikarawang)
Menyoroti penuturan korban selamat dalam insiden kecelakaan mobil travel yang terjerumus ke jurang di Majalengka, Jawa Barat (Instagram.com/@infokrw - @informasikarawang)

GENMILENIAL.ID – Kecelakaan mobil travel yang membawa rombongan keluarga asal Karawang di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menyisakan duka mendalam.

Insiden yang terjadi pada Selasa dini hari, 24 Maret 2026 itu mengakibatkan 6 orang meninggal dunia, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Mobil travel tersebut diketahui melaju dari arah Tasikmalaya menuju Majalengka sebelum akhirnya terguling ke jurang.

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga dipicu sopir yang tidak menguasai medan jalan berliku, ditambah kemungkinan adanya gangguan pada sistem pengereman.

Baca Juga: Bawa nama Yaqut, Gubernur Riau nonaktif ajukan tahanan rumah, KPK langsung menolak

Korban selamat ungkap detik-detik mencekam

Tiga hari setelah kejadian, fakta baru mulai terungkap dari kesaksian salah satu korban selamat bernama Taufik.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Taufik menceritakan bahwa rombongan keluarganya sebelumnya melakukan perjalanan ziarah ke Tasikmalaya dan sempat berwisata ke Pantai Pangandaran.

Perjalanan tersebut merupakan bagian dari momen mudik Lebaran sebelum mereka kembali ke Karawang.

Namun suasana perjalanan yang awalnya normal berubah menjadi tegang ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: DLH Jakarta bantah buang sampah ke kali Pesanggrahan, klarifikasi justru disorot publik

Sopir diduga kejar target waktu

Menurut Taufik, sopir diduga terburu-buru karena ingin mengejar waktu tiba di Karawang.

"Katanya ada telepon ke sopir, jam 3 mobil sudah harus ada di Karawang," ujar Taufik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X