Akibatnya, acara pernikahan hanya dapat dilaksanakan untuk prosesi akad ijab kabul tanpa resepsi. Sejumlah vendor seperti dekorasi, katering, fotografer, dan videografer tidak hadir.
“Harusnya berjalan acara akad dan resepsi, tapi karena vendor tidak datang dan tidak ada dekorasi, catering, entertainment, fotografer, videografer itu batal semua,” ujar Feny.
Baca Juga: Persib hattrick juara, Kang Rey pimpin euforia bobotoh Subang dari nobar hingga konvoi
Meski demikian, beberapa pihak seperti MUA, hairdo, dan MC tetap hadir dan membantu jalannya akad, meskipun disebut belum menerima pembayaran dari pihak WO.
Kasus ini kini terus berkembang dan menjadi sorotan luas, dengan para korban berharap adanya penyelesaian hukum serta pengembalian hak yang telah mereka bayarkan.***
Artikel Terkait
Skandal WO Ayu Puspita: 207 Korban mengadu ke polisi, kerugian tembus Rp11,5 miliar
Skema promo murah hingga honeymoon jadi modus, uang korban WO Ayu Puspita dipakai untuk cicilan rumah
Skema ponzi WO Ayu Puspita terbongkar, polisi ungkap uang korban dipakai cicil rumah hingga liburan
29 Korban tuntut refund, dugaan penipuan WO kamuya di Mojokerto capai Rp700 juta
Gedung pernikahan kosong tanpa dekorasi, kasus dugaan penipuan WO di Bekasi viral
Diduga tipu puluhan catin, korban WO Marwah datangi gudang hingga rugi Rp1,9 miliar
WO Marwah dikuliti eks karyawan, gaji telat hingga ancaman UU ITE terungkap