Pengantin ungkap resepsi batal digelar
Pengantin perempuan, Feny, turut memberikan pernyataan terkait kejadian yang menimpanya. Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian resepsi terpaksa dibatalkan karena vendor tidak hadir.
“Harusnya berjalan acara akad dan resepsi, tapi karena vendor tidak datang dan tidak ada dekorasi, catering, entertainment, fotografer, videografer itu batal semua,” ujarnya dalam video yang ikut dibagikan dalam unggahan viral tersebut.
Feny menambahkan bahwa hanya beberapa vendor seperti MUA, hairdo, dan MC yang tetap hadir dan membantu jalannya akad, meski sebagian di antaranya belum menerima pembayaran dari pihak WO.
MUA ceritakan kondisi dini hari tanpa persiapan
Kisah serupa juga dibagikan oleh salah satu makeup artist melalui akun Threads @charlamakeup. Ia mengaku menyaksikan langsung kepanikan dan kesedihan pengantin saat tiba di lokasi.
Baca Juga: Terungkap kasus kekerasan seksual ayah tiri di Surabaya, dua anak jadi korban
“Aku ada di lokasi dan lihat sendiri bagaimana bingung, sedih, dan paniknya pengantin menghadapi keadaan yang terjadi,” tulisnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada pukul 03.00 WIB dini hari, dirinya masih harus mencari tempat untuk melakukan makeup karena tidak ada ruang yang disiapkan oleh WO.
Sementara itu, akun Instagram yang diduga milik Marwah Catering Service diketahui sudah tidak aktif, sehingga menambah dugaan bahwa pihak tersebut menghindari tanggung jawab.
Kasus ini pun menuai beragam reaksi dari warganet dan menjadi pengingat bagi calon pengantin untuk lebih berhati-hati dalam memilih vendor pernikahan.***
Artikel Terkait
Skandal WO Ayu Puspita: 207 Korban mengadu ke polisi, kerugian tembus Rp11,5 miliar
Skema promo murah hingga honeymoon jadi modus, uang korban WO Ayu Puspita dipakai untuk cicilan rumah
Skema ponzi WO Ayu Puspita terbongkar, polisi ungkap uang korban dipakai cicil rumah hingga liburan
29 Korban tuntut refund, dugaan penipuan WO kamuya di Mojokerto capai Rp700 juta
Oknum ASN Kesbangpol Subang ditangkap, terlibat dugaan penipuan proyek fiktif
Lapas Subang deklarasikan ikrar bersih dari HP ilegal, narkoba, dan penipuan
Skandal penipuan proyek dapur MBG di Jabar, 13 korban rugi Rp1,9 miliar