Duh! Loyalis bandar narkoba di Tanjung Priok serang polisi usai bosnya diringkus, petugas sempat ditembaki mercon

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:12 WIB
Menyoroti operasi kasus peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026 (Instagram.com/@lbj_jakarta)
Menyoroti operasi kasus peredaran narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026 (Instagram.com/@lbj_jakarta)

GENMILENIAL.ID - Ratusan personel kepolisian melakukan operasi penegakan hukum terkait dugaan peredaran narkotika di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 13 Agustus 2026 pagi.

Operasi tersebut dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi maupun penyimpanan narkotika di kawasan tersebut.

Dalam prosesnya, petugas sempat mendapatkan perlawanan dari sejumlah orang yang diduga merupakan loyalis atau anak buah bandar narkoba yang menjadi target pengembangan kasus.

Baca Juga: Kecaman anak ke RSUD Merah Putih Magelang usai ayahnya wafat: Sempat minta rawat inap, namun dokter menolak

Beredar pula rekaman amatir yang memperlihatkan situasi bentrokan antara petugas dengan sejumlah warga di lokasi operasi.

“Dalam operasi tersebut, aparat disebut mendapat perlawanan dari sejumlah warga,” tulis akun Instagram @lbj_jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Operasi tersebut berkaitan dengan pengembangan kasus narkotika yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap seorang bandar narkoba di kawasan Kampung Bahari.

Oknum bandar narkoba ditangkap BNN

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan membenarkan adanya penggerebekan di Kampung Bahari.

Baca Juga: Protes harga telur anjlok, rombongan peternak DIY sebar 1.600 ayam afkir dengan sukarela ke warga

Roy menjelaskan, operasi tersebut bermula ketika petugas menangkap seorang bos narkoba berinisial MR di sekitar Kampung Bahari.

“Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan,” kata Roy dalam keterangannya pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Setelah MR diamankan, petugas kemudian membawanya masuk ke kawasan Kampung Bahari untuk menunjukkan lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika.

Dalam proses pengembangan tersebut, personel BNN bersama Brimob dikerahkan untuk mengamankan jalannya operasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gus Miftah: Istana menghormati marwah ulama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB
X