Kontrak ini dinyatakan efektif setelah adanya Bank Garansi dari Bank BNI pada 16 Maret 2026.
Selain itu, pembayaran uang muka sebesar Rp2,84 triliun dari APN kepada DIPO juga menjadi penanda berjalannya proyek tersebut.
Belum ada klarifikasi resmi
Meski telah ramai diperbincangkan, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kopdes Merah Putih ihwal isu pengadaan 20.600 unit truk tersebut.
Ketiadaan klarifikasi ini membuat isu terus berkembang di ruang publik.
Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap transparansi anggaran, pemerintah diharapkan segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.***
Artikel Terkait
Prabowo kelakar soal Zulhas pimpin Kopdes Merah Putih: Kalau jawab tak bisa, terpaksa reshuffle
Viral joget di dapur MBG, SPPG Pangauban disetop sementara, Hendrik Irawan minta maaf
Viral mobil MBG dipakai angkut sampah di Nabire, BGN langsung bekukan operasional SPPG
Es kuwut diduga jadi penyebab keracunan MBG di Pemalang, ini temuan investigasinya
Pengawasan MBG disorot, Agus Masykur Rosyadi: Program harus tepat sasaran dan berkelanjutan
Dugaan keracunan MBG di Jaktim, 72 siswa dirawat di 3 rumah sakit
Viral motor berlogo BGN untuk MBG, Kepala BGN sebut total 25 ribu unit bukan 70 ribu