Isu panas! Dugaan pengadaan 20.600 truk Kopdes Merah Putih senilai Rp10,83 triliun jadi sorotan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 9 April 2026 | 23:17 WIB
Menyoroti isu pengadaan truk untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di tengah polemik rencana pembagian motor berlogo BGN (Instagram.com/@nasehat_pendaki)
Menyoroti isu pengadaan truk untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di tengah polemik rencana pembagian motor berlogo BGN (Instagram.com/@nasehat_pendaki)

GENMILENIAL.ID - Isu dugaan pengadaan 20.600 unit truk untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mendadak menjadi sorotan publik.

Wacana ini ramai diperbincangkan di media sosial, terlebih muncul di tengah polemik pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perbincangan tersebut mencuat setelah unggahan akun Instagram @nasehat_pendaki pada Kamis, 9 April 2026.

Dalam unggahan itu, publik kembali dibuat bertanya-tanya soal transparansi proyek-proyek besar yang berkaitan dengan program pemerintah.

Baca Juga: Bukan sekadar reward! Perumda TRS kirim karyawan umroh untuk dongkrak kinerja dan spirit layanan

“Belum reda polemik pengadaan motor listrik untuk MBG, sekarang perhatian publik kembali tertuju pada proyek 20.600 unit truk Kopdes Merah Putih,” tulis postingan itu.

Isu muncul di tengah polemik MBG

Sebelumnya, polemik terkait pengadaan motor untuk kebutuhan operasional program MBG memang sudah lebih dulu ramai.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengonfirmasi bahwa pengadaan tersebut telah masuk dalam rencana anggaran sejak 2025.

“Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi),” ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Baca Juga: BP4D Subang gaspol tulis ulang sejarah, targetkan perda dan identitas daerah lebih kuat

Namun, kebijakan itu menuai kritik karena dinilai muncul saat kualitas program MBG sendiri masih dipertanyakan sebagian masyarakat.

Situasi ini membuat isu baru terkait pengadaan truk Kopdes Merah Putih semakin sensitif dan memicu perhatian luas.

Nilai fantastis, capai Rp10,83 triliun

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X