Krisis energi Filipina makin parah, warga terpaksa jalan kaki hingga transportasi lumpuh

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 29 Maret 2026 | 05:30 WIB
Menyoroti fenomena viral terkait krisis energi yang diduga terjadi di Filipina hingga bikin warganya pilih jalan kaki demi hemat BBM (Instagram.com/@lambegosiip)
Menyoroti fenomena viral terkait krisis energi yang diduga terjadi di Filipina hingga bikin warganya pilih jalan kaki demi hemat BBM (Instagram.com/@lambegosiip)

Cadangan bensin disebut hanya cukup untuk sekitar 53 hari, sementara diesel diperkirakan bertahan 46 hari dan bahan bakar jet sekitar 39 hari.

Dampak paling terasa terjadi di sektor transportasi.

Baca Juga: Viral imbauan hemat gas dari Menteri Bahlil, kreator ini langsung ubah kebiasaan masak

Puluhan ribu pengemudi jeepney dan becak motor dilaporkan mengurangi aktivitas bahkan berhenti beroperasi karena tingginya harga bahan bakar.

Meski pemerintah telah memberikan bantuan tunai sebesar 5.000 peso, banyak pihak menilai langkah tersebut belum cukup.

Bahkan, koalisi pekerja transportasi disebut tengah bersiap menggelar aksi protes di Manila.

Pemerintah cari sumber energi alternatif

Menghadapi situasi ini, pemerintah Filipina mulai mencari alternatif pasokan energi dari berbagai negara.

Baca Juga: Aksi masinis beri topi ke bocah di Stasiun Tawang Semarang viral, momen sederhana jadi kenangan seumur hidup

Langkah tersebut termasuk membuka peluang impor minyak dari Rusia, China, hingga negara-negara Asia Tenggara.

Salah satu upaya konkret terlihat dari pengiriman minyak Rusia jenis ESPO Blend sebanyak sekitar 100.000 ton menuju terminal Bataan.

Krisis ini menjadi peringatan serius bagi negara-negara yang bergantung pada impor energi, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X