Keterbatasan tersebut tentu berdampak pada proses belajar mengajar, baik dari sisi fasilitas pembelajaran maupun keselamatan tenaga pendidik.
Jalan kaki 7 kilometer dan medan menantang
Perjalanan menuju sekolah hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Tidak ada kendaraan yang bisa melintasi jalur tersebut karena kondisi jalan yang belum memadai.
Baca Juga: Bupati turun main film, Subang diproyeksikan jadi panggung promosi lewat 'Sisa Waktu Senja'
“Full jalan kaki sejauh 7 kilometer, butuh 2 sampai 3 jam perjalanan,” ungkapnya.
Medan yang dilalui pun tidak mudah. Selain menyeberangi sungai, para guru harus melewati puluhan tanjakan dan jalur berbatu yang licin saat musim hujan.
“Jalurnya cukup berat, melewati 6 sungai dan selain sungai, ada puluhan tanjakan yang perlu dilewati,” jelasnya.
Kondisi ini menjadi tantangan nyata bagi para guru yang tetap memilih mengabdi demi keberlangsungan pendidikan anak-anak di pelosok.
Baca Juga: REKA Bogor dan Wali Kota Dedie sepakat perkuat langkah menuju jejaring kota kreatif UNESCO
Harap perhatian pemerintah
Melalui kolom komentar, pengunggah video berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap kondisi sekolah tersebut.
“Yang terhormat Bapak Bupati Parigi Moutong, mohon bantuannya. Bantu kami tag pemerintah terkait dan semoga bisa mendapat perhatian,” tulisnya.
Ia juga menyinggung bahwa sekolah tersebut tidak mendapatkan tunjangan daerah terpencil karena status desa yang kini dikategorikan sebagai desa berkembang.
“Sekolah ini cuma satu dari sekian banyak sekolah terpencil yang tidak dapat tunjangan terpencil sebab status desa berubah jadi berkembang,” tulisnya lagi.
Baca Juga: Khamenei wafat, poros perlawanan masuki babak baru perjuangan regional
Artikel Terkait
TNI AD pulihkan SD Muhammadiyah dan TK ABA, sekolah di Tapanuli Selatan kembali digunakan usai banjir
Tembok rumah warga roboh menimpa SMPN 182 Jakarta, puing berserakan di area sekolah
Permendikdasmen No 6 Tahun 2026 ubah paradigma sekolah, Ucu SMPN 6 Subang: Kini fokus budaya aman dan nyaman
Siswa SMPN 48 Sa Ate Gaikiu NTT belajar di kelas bambu rusak, video kondisi sekolah viral di medsos
Anak SD di Tolikara Papua harus tunggu pesawat melintas demi berangkat sekolah, videonya jadi sorotan
Bocah di Aceh tengah menangis, sekolah tertimbun lumpur pasca banjir dan longsor
Viral jalan rusak puluhan tahun di Way Kanan, warga: Akses sekolah dan nafkah terhambat