Akses ekstrem ke sekolah, guru SDN Inpres 3 Bainaa Sulteng harus seberangi 6 sungai dan jalan kaki 7 km demi mengajar

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 2 Maret 2026 | 06:58 WIB
Perjuangan untuk mengajar ke SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa di Parigi Moutong, Sulteng (Instagram/najib_nadir)
Perjuangan untuk mengajar ke SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa di Parigi Moutong, Sulteng (Instagram/najib_nadir)

GENMILENIAL.ID – Perjuangan pemerataan pendidikan di wilayah terpencil Indonesia masih menyisakan tantangan besar, terutama soal akses dan infrastruktur dasar.

Kondisi itu tergambar dari perjalanan para guru menuju Kelas Jauh SDN Inpres 3 Terpencil Bainaa di Dusun Pasoang, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Video yang diunggah akun Instagram @najib_nadir pada Sabtu, 28 Februari 2026, memperlihatkan medan berat yang harus dilalui para guru sebelum tiba di sekolah.

Perjalanan tersebut bukan sekadar jauh, tetapi juga penuh risiko karena harus melintasi sungai tanpa jembatan dan jalur perbukitan yang curam.

Baca Juga: Viral dugaan pungli Rp500 ribu di Medan, oknum ngaku Dishub terekam kamera

Tidak ada jembatan dan listrik

Dalam unggahan itu dijelaskan bahwa untuk mencapai sekolah, para guru harus menyeberangi sungai dengan berjalan kaki.

Tidak ada jembatan permanen yang bisa digunakan sebagai akses aman.

“Setiap 3 hari, berangkat ke sekolah diantar suaminya. Walaupun gagal seleksi PPPK PW, beliau tetap memilih mengajar di sekolah seterpencil ini,” ujar pemilik akun saat menceritakan salah satu guru.

Ia menyebutkan, setidaknya ada enam sungai yang harus diseberangi sebelum sampai ke lokasi sekolah.

Baca Juga: Viral balap lari liar tutup jalan Cipinang Jaya, warga geram akses lumpuh dini hari

“Setidaknya perlu menyeberangi 6 sungai untuk sampai ke sekolah,” tambahnya.

Tak hanya persoalan akses, wilayah tersebut juga belum tersentuh fasilitas listrik maupun jaringan komunikasi yang memadai.

“Di sini tidak ada listrik, apalagi jaringan,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X