3 Bulan pascabanjir Aceh Tamiang, warga Desa Sulum bertahan dengan air sungai keruh untuk mandi dan masak

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:33 WIB
Penyintas banjir dan longsor di Aceh Tamiang menghadapi krisis air bersih (Instagram/tiarawati22)
Penyintas banjir dan longsor di Aceh Tamiang menghadapi krisis air bersih (Instagram/tiarawati22)

Belum tersentuh bantuan air bersih

Relawan tersebut juga menyampaikan bahwa menurut pengakuan warga, hingga saat ini Desa Sulum belum menerima bantuan distribusi air bersih untuk kebutuhan konsumsi.

Baca Juga: 365 Hari Subang Ngabret: Pangkas hibah Rp90 miliar, 92 km jalan tuntas di tahun pertama Kang Rey

Selain persoalan air, fasilitas sanitasi pun dinilai belum memadai.

Ketersediaan WC layak masih terbatas, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan lingkungan dalam jangka panjang.

Krisis air bersih di Desa Sulum memperlihatkan bahwa fase tanggap darurat belum sepenuhnya beralih ke tahap pemulihan yang menyeluruh.

Warga masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi infrastruktur yang belum pulih.

Baca Juga: Diduga mabuk, sopir bus PO Harapan Jaya ugal-ugalan di Jombang hingga diamankan polisi

Upaya Pemulihan Jaringan Air

Sementara itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang mengakui bahwa tingkat kekeruhan air sungai di Aceh Tamiang masih sangat tinggi.

Padahal, air sungai menjadi bahan baku utama pengolahan air bersih.

PDAM menyatakan telah membentuk tim percepatan untuk memulihkan jaringan transmisi air yang terganggu akibat banjir bandang.

Proses normalisasi membutuhkan waktu karena sedimentasi lumpur di sejumlah titik masih cukup parah.

Baca Juga: Motor korban kecelakaan di Jalan Jogja-Solo raib dibawa ‘penolong’, viral di medsos dan diselidiki polisi

Di tingkat pusat, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga menginstruksikan Satgas Kuala TNI untuk membersihkan muara sungai dari endapan lumpur sisa banjir guna memperlancar aliran air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X