Belum tersentuh bantuan air bersih
Relawan tersebut juga menyampaikan bahwa menurut pengakuan warga, hingga saat ini Desa Sulum belum menerima bantuan distribusi air bersih untuk kebutuhan konsumsi.
Baca Juga: 365 Hari Subang Ngabret: Pangkas hibah Rp90 miliar, 92 km jalan tuntas di tahun pertama Kang Rey
Selain persoalan air, fasilitas sanitasi pun dinilai belum memadai.
Ketersediaan WC layak masih terbatas, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan lingkungan dalam jangka panjang.
Krisis air bersih di Desa Sulum memperlihatkan bahwa fase tanggap darurat belum sepenuhnya beralih ke tahap pemulihan yang menyeluruh.
Warga masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi infrastruktur yang belum pulih.
Baca Juga: Diduga mabuk, sopir bus PO Harapan Jaya ugal-ugalan di Jombang hingga diamankan polisi
Upaya Pemulihan Jaringan Air
Sementara itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang mengakui bahwa tingkat kekeruhan air sungai di Aceh Tamiang masih sangat tinggi.
Padahal, air sungai menjadi bahan baku utama pengolahan air bersih.
PDAM menyatakan telah membentuk tim percepatan untuk memulihkan jaringan transmisi air yang terganggu akibat banjir bandang.
Proses normalisasi membutuhkan waktu karena sedimentasi lumpur di sejumlah titik masih cukup parah.
Di tingkat pusat, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga menginstruksikan Satgas Kuala TNI untuk membersihkan muara sungai dari endapan lumpur sisa banjir guna memperlancar aliran air.
Artikel Terkait
Dibayangi trauma, warga Aceh Tamiang masih lari ke masjid saat hujan turun
Ramadan 2026 di tenda pengungsian Aceh Tamiang, ibu ini ingin ajarkan anak puasa di tengah panas dan keterbatasan
Cinta Laura temui korban banjir bandang di Aceh, puji keteguhan anak-anak yang belajar di tenda tanpa listrik
Ramadan di tengah pemulihan banjir, warga Aceh Tamiang harap dukungan pangan
Bocah di Aceh tengah menangis, sekolah tertimbun lumpur pasca banjir dan longsor
Camp pengungsian Desa Delung Sekinel Aceh Tengah, warga bertahan pascabanjir bandang
Warga Aceh Timur jalani sahur Ramadan pertama di tenda pengungsian pascabanjir