Jembatan apung di Sawang Aceh Utara hampir rampung, warga tak perlu bayar Rp20 ribu naik getek lagi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:01 WIB
Jembatan apung di Kecamatan Sawang, Aceh Utara hampir rampung usai lebih dari 2 bulan pascabanjir (Instagram/rully_xabian)
Jembatan apung di Kecamatan Sawang, Aceh Utara hampir rampung usai lebih dari 2 bulan pascabanjir (Instagram/rully_xabian)

Danyonzipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho mengungkapkan medan di wilayah tersebut cukup ekstrem.

Baca Juga: Gelondongan kayu bekas banjir terbakar di Aceh Utara saat dini hari, warga berhamburan ke lokasi

“Untuk di Sawang ini medannya luar biasa, sungainya tidak ada yang kecil, besar semua, luas. Sehingga perlu perencanaan khusus sendiri,” ujarnya.

Selain itu, keterbatasan material di lokasi juga menjadi kendala.

“Dari segi material, beberapa material tidak ada di sini, kami harus cari di Medan,” tambahnya.

Dalam video yang beredar, jembatan apung tersebut terlihat terbuat dari rangkaian drum sebagai pelampung, dengan papan kayu tersusun di bagian atas sebagai jalur lintasan.

Baca Juga: TNI AD pulihkan SD Muhammadiyah dan TK ABA, sekolah di Tapanuli Selatan kembali digunakan usai banjir

Jembatan darurat sambil menunggu permanen

Menanggapi pertanyaan soal ketahanan jembatan, Dokter Lee menjelaskan bahwa konstruksi tersebut bersifat sementara.

“Sekadar informasi, itu hanya jembatan darurat untuk membantu masyarakat agar mudah beraktivitas, jembatan utama belum dibangun,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan informasi dari tim ahli bahwa saat debit air meningkat, jembatan apung akan ikut naik mengikuti permukaan air, sehingga tetap bisa difungsikan dalam kondisi tertentu.

Saat ini, Kabupaten Aceh Utara telah memasuki masa transisi darurat ke pemulihan yang berlaku selama tiga bulan, terhitung sejak 1 Februari hingga 30 April 2026.

Baca Juga: Bocah 5 tahun asal Sulteng tampil di Carabao Junior Open 2026, Fajar Alamri dipuji 'cabe rawit' oleh Menpora

Keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama Forkopimda dan pihak terkait pada 31 Januari 2026.

Dengan hampir rampungnya jembatan apung ini, warga Desa Sawang dan sekitarnya diharapkan dapat kembali beraktivitas lebih lancar sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X