Dedi menjelaskan, peninjauan dilakukan oleh DLH Kabupaten Bekasi bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup.
Baca Juga: Viral koper bagasi tertinggal, penumpang NAM Air luapkan emosi hingga soroti barang hilang
Lokasi TPS liar dekat TPST Bantargebang
TPS liar tersebut diketahui berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Lokasinya tidak jauh dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang selama ini menjadi sorotan nasional terkait pengelolaan sampah.
Lahan tempat pembuangan sampah liar tersebut diketahui merupakan milik seorang warga bernama H Santo.
Temuan ini kemudian memunculkan perhatian publik, termasuk dugaan adanya limbah berbahaya di lokasi.
Baca Juga: Kecelakaan maut dini hari di Tol Cipali Subang, tiga penumpang APV tewas, kendaraan diduga kabur
Bantah isu limbah medis
Menanggapi isu yang berkembang, Dedi menegaskan bahwa tidak ditemukan limbah medis di TPS liar tersebut.
Ia membantah kabar yang menyebut adanya limbah medis maupun sludge di lokasi.
“Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge,” tegas Dedi.
Ia mengakui bahwa petugas memang menemukan plastic bag berwarna kuning yang lazim digunakan sebagai wadah limbah medis, namun kantong tersebut dalam kondisi kosong.
“Ditemukan cacahan uang berwarna merah serta plastik bag berwarna kuning, namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya,” tambahnya.
Baca Juga: Ikut bantu evakuasi longsor Cisarua, remaja indigo asal Majenang ngaku dituntun panggilan batin
Artikel Terkait
Bak lautan, banjir rendam Perumahan Sukawangi Bekasi hingga setinggi dada orang dewasa
Sirine banjir sempat berbunyi, warga Bekasi berlarian dan berkumpul di jembatan pantau ketinggian air
Viral bapak-bapak di Bekasi bernyanyi di tengah banjir setinggi dada, curhatannya bikin haru
Sempat picu kepanikan, sirine peringatan banjir di Bekasi kini diubah jadi imbauan waspada
Viral pengemudi mobil ludahi pemotor di Bekasi, diduga paksa terobos lampu merah
Sebulan bisa tiga kali, emak-emak Bekasi omelin banjir yang bikin rumah becek dan berlumpur
Viral longsor di bantaran Kali Bekasi Tambun Utara, enam rumah warga terdampak