Viral pengemudi mobil ludahi pemotor di Bekasi, diduga paksa terobos lampu merah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 23:30 WIB
Aksi arogan pengemudi mobil di Bekasi yang viral di media sosial (Instagram/bandungterkini)
Aksi arogan pengemudi mobil di Bekasi yang viral di media sosial (Instagram/bandungterkini)

GENMILENIAL.ID Aksi arogan pengemudi mobil di jalan raya kembali menyita perhatian publik. Kali ini, seorang pengemudi mobil Toyota Innova hitam diduga meludahi seorang pemotor usai terlibat cekcok di kawasan Lagoon, Bekasi.

Peristiwa tersebut viral setelah videonya diunggah akun Instagram @bandungterkini pada Jumat, 30 Januari 2026.

Dalam rekaman itu, terlihat adu mulut antara pengemudi mobil bernopol B 2949 PKN dan seorang pengendara sepeda motor, yang kemudian dilerai warga sekitar.

Baca Juga: Sempat picu kepanikan, sirine peringatan banjir di Bekasi kini diubah jadi imbauan waspada

Diduga paksa terobos lampu merah

Berdasarkan keterangan unggahan, insiden bermula saat pemotor sudah berhenti di jalur yang benar ketika lampu lalu lintas berwarna merah.

Namun, pengemudi mobil di belakangnya terus membunyikan klakson agar pemotor maju ke depan.

Merasa ditekan dan berada di posisi yang benar, pemotor melayangkan teguran. Situasi tersebut justru berujung pada cekcok mulut yang memanas.

“Pelaku mengejar korban, merusak kendaraan, hingga melakukan tindakan tidak terpuji dengan meludahi korban sebelum melarikan diri,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Kapolresta Sleman akui salah terapkan pasal, kasus Hogi bela istri dari penjambret diminta dihentikan

Dalam video, terdengar suara pemotor yang mengungkapkan keterkejutannya usai diludahi.
“Wah, diludahin ini, Ya Allah,” ucapnya.

Warganet geram, desak polisi usut tuntas

Aksi tersebut menuai kecaman luas dari warganet. Selain tindakan meludah yang dinilai merendahkan dan tidak beretika, publik juga menyoroti nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku.

Sejumlah warganet menduga pelaku menggunakan pelat nomor palsu dan mendesak aparat kepolisian untuk menelusuri identitas pengemudi mobil tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X