Bak lautan, banjir rendam Perumahan Sukawangi Bekasi hingga setinggi dada orang dewasa

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:46 WIB
Menyoroti insiden viral di medsos terkait banjir yang menggenangi kawasan perumahan di Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat  (Instagram.com/@fakta.indo)
Menyoroti insiden viral di medsos terkait banjir yang menggenangi kawasan perumahan di Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat (Instagram.com/@fakta.indo)

GENMILENIAL.ID — Banjir besar kembali melanda wilayah Bekasi, Jawa Barat. Kali ini, perumahan di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa dan viral di media sosial.

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Dalam video yang beredar, tampak air menggenangi kawasan perumahan hingga menyerupai lautan, membuat warga kesulitan beraktivitas.

Baca Juga: Tanggul Sungai Cijengkol jebol, puluhan rumah di Ciasem terendam banjir hingga 120 cm

Air terus naik, warga terpaksa mengungsi

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa ketinggian air terus meningkat hingga memaksa warga meninggalkan rumah mereka.

“Warga mengungsi ke perumahan terdekat yang masih satu pengembang,” tulis akun tersebut.

Sejumlah rumah terlihat terendam hampir seluruh bagiannya, sementara arus air masih mengalir deras di sejumlah titik.

Kondisi ini membuat warga tak memiliki pilihan selain menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman.

Baca Juga: Perkuat tata kelola, IFG dorong transformasi asuransi berbasis kepentingan nasabah

Dedi Mulyadi minta pengembang bertanggung jawab

Menanggapi banjir yang kembali terjadi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan agar pihak pengembang perumahan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Ia juga memastikan pemerintah akan menghentikan pembangunan perumahan, khususnya di wilayah Bekasi Utara yang sebagian besar berada di atas lahan persawahan dan rawan banjir.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah bencana serupa terus berulang akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X