Warga Samar Kilang Bener Meriah krisis air bersih, dua bulan pascabanjir harus antre hingga keluar desa

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 26 Januari 2026 | 23:56 WIB
Warga Samar Kilang, Syiah Utama di Bener Meriah yang masih kesulitan air bersih (Instagram/keber_samar__kilang)
Warga Samar Kilang, Syiah Utama di Bener Meriah yang masih kesulitan air bersih (Instagram/keber_samar__kilang)

GENMILENIAL.ID — Dua bulan pascabanjir bandang dan tanah longsor melanda Kabupaten Bener Meriah, Aceh, derita warga belum juga berakhir.

Jika sebelumnya kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), kini warga di Desa Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, harus berjibaku mencari air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi ini terungkap dari video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @keber_samar__kilangg, Senin 26 Januari 2026. 

Dalam video tersebut, tampak warga mengantre sambil membawa jeriken dan ember demi mendapatkan air bersih.

Baca Juga: Bocah saksi longsor Cisarua sebut 15 temannya tertimbun, KDM janji bantuan Rp10 juta per KK

“60 hari yang lalu, cari minyak ke Kem. Sekarang cari air ke Keken,” tulis akun tersebut.

Warga menyebut sumber air bersih di desa mereka rusak dan tercemar akibat banjir serta longsor yang terjadi akhir November 2025 lalu.

Harus keluar desa demi air bersih

Kondisi memprihatinkan ini memaksa warga Samar Kilang berjalan keluar desa menuju kawasan Keken hanya untuk mendapatkan air bersih.

Air tersebut dialirkan dari sumur pegunungan menggunakan pipa sederhana yang terpasang di pinggir jalan rusak bekas banjir.

Baca Juga: Garuda UNY Team kembali juara Shell Eco-Marathon 2026, bukti mahasiswa Indonesia unggul di teknologi hemat energi

Dalam video lain, terlihat warga bergantian mengisi jeriken, bahkan ada yang menempuh perjalanan cukup jauh demi mendapatkan air untuk minum, memasak, dan mandi.

“Ini kondisi masyarakat Samar Kilang untuk mengambil air bersih. Air untuk minum, mandi, dan memasak. Luar biasa,” ucap perekam video.

Nakes ikut kesulitan air, pasien terancam

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X