Pamanukan lumpuh total, banjir rendam pertokoan dan jalan utama hingga aktivitas warga terhenti

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 17:34 WIB
Jalan provinsi di Pamanukan terendam banjir, menyebabkan akses utama warga lumpuh, Jumat 30 Januari 2026 (Dok. Istimewa)
Jalan provinsi di Pamanukan terendam banjir, menyebabkan akses utama warga lumpuh, Jumat 30 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

Namun sebagian besar terpaksa meninggalkan barang karena air terus naik.

Baca Juga: Pilu Reza Arap usai kepergian Lula Lahfah, ungkap rencana masa depan yang kini tinggal kenangan

Ribuan warga mengungsi, flyover jadi titik kumpul

Ribuan warga dilaporkan mengungsi ke kawasan Flyover Pamanukan yang dianggap lebih aman. Namun, air terus merangsek naik hingga mendekati area tersebut.

BPBD Kabupaten Subang bersama jajaran kepolisian dan tim medis terus berjibaku mengevakuasi warga, terutama lansia dan warga yang sakit.

Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin mengatakan, fokus utama saat ini adalah menyelamatkan warga yang masih terjebak di rumah-rumah yang terendam.

Baca Juga: Kepala Bappenas sebut MBG lebih mendesak dari lapangan kerja, singgung warga pelosok yang kelaparan

“Penanganan banjir kami fokuskan pada evakuasi warga, terutama lansia dan warga yang sakit. Beberapa lokasi cukup sulit karena air sangat deras,” ujarnya.

Evakuasi dramatis di kawasan terdampak parah

AKP Udin mengungkapkan, wilayah Kedunggede menjadi salah satu titik terparah karena berada tepat di bawah tanggul Sungai Cipunagara yang meluap.

“Kami berhasil mengevakuasi sejumlah lansia, termasuk seorang perempuan dengan gangguan jiwa. Prosesnya cukup dramatis karena arus sangat kuat,” jelasnya.

Meski demikian, seluruh warga yang dievakuasi dipastikan dalam kondisi selamat dan langsung mendapat penanganan.

Baca Juga: H-20 Ramadan, korban banjir bandang di Aceh cemaskan tradisi berbagi kanji rumbi terancam terputus

Polisi imbau warga segera mengungsi

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri bertahan di rumah apabila air terus naik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X