GENMILENIAL.ID — Kisah pedagang es jadul bernama Sudrajat akhirnya berbuah manis.
Setelah sempat dituduh menggunakan bahan berbahaya berupa spons dalam dagangannya, pria lansia asal Kabupaten Bogor itu kini justru mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah.
Peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut berawal dari tudingan oknum aparat kepolisian yang menduga es gabus milik Sudrajat terbuat dari bahan spons atau busa.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, tuduhan itu dipastikan tidak benar.
Baca Juga: Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
Kini, rumah Sudrajat didatangi perwakilan Bupati Bogor yang datang membawa bantuan, mulai dari rencana perbaikan rumah hingga jaminan pendidikan bagi anaknya.
Rumah dibedah, anak dijamin bisa sekolah
Dalam unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Rabu, 28 Januari 2026, terlihat Sudrajat menerima bantuan dari pemerintah daerah.
Disebutkan bahwa rumahnya yang tidak layak huni akan dibedah, sementara dirinya juga didaftarkan sebagai penerima BPJS PBI.
Tak hanya itu, anak Sudrajat yang sempat putus sekolah dipastikan bisa kembali mengenyam pendidikan.
Baca Juga: Terobos banjir, polisi di Pamanukan gotong keranda jenazah warga
“Bantuan yang diberikan bukan sekadar simpati. Rumah tidak layak huni akan dibedah, Pak Sudrajat kini terdaftar sebagai penerima BPJS PBI. Anak beliau juga dijamin bisa kembali sekolah,” tulis akun tersebut.
Kisah ini pun menuai simpati luas dari masyarakat. Banyak warganet menilai kejujuran dan kesabaran Sudrajat akhirnya berbuah kebaikan.
Polisi yang menuduh akui keliru dan minta maaf
Artikel Terkait
Viral ibu-ibu korban bencana Aceh bahagia pakai baju Persit dari donasi, senyum muncul di tengah fase pemulihan
Hiburan usai bersihkan sekolah di Aceh Tamiang, aksi anggota Brimob nyanyi lagu Dewa 19 ini viral
Viral Kepsek SDN 3 Sindang Sari Lampung Utara protes menu MBG busuk: Ini penghinaan buat anak sekolah
Influencer Sherly Annavita soroti video viral warga Malut seberangi sungai deras tanpa jembatan
Pedagang es kelapa di Gowa viral daftarkan 24 kerabat haji, total setoran tembus Rp600 juta
Layaknya waterboom, viral anak-anak Bekasi asyik main air di tengah banjir
Viral rekaman udara longsor Cisarua, tampakkan lereng perbukitan terbelah dan aliran material panjang