Buah kesabaran pedagang es jadul, usai dituduh pakai spons kini rumah diperbaiki dan anak kembali sekolah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 28 Januari 2026 | 18:18 WIB
Menyoroti viralnya pedagang es jadul yang dituding menggunakan bahan spons, kini justru mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah setempat (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)
Menyoroti viralnya pedagang es jadul yang dituding menggunakan bahan spons, kini justru mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah setempat (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)

GENMILENIAL.ID — Kisah pedagang es jadul bernama Sudrajat akhirnya berbuah manis.

Setelah sempat dituduh menggunakan bahan berbahaya berupa spons dalam dagangannya, pria lansia asal Kabupaten Bogor itu kini justru mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah.

Peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut berawal dari tudingan oknum aparat kepolisian yang menduga es gabus milik Sudrajat terbuat dari bahan spons atau busa.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, tuduhan itu dipastikan tidak benar.

Baca Juga: Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring

Kini, rumah Sudrajat didatangi perwakilan Bupati Bogor yang datang membawa bantuan, mulai dari rencana perbaikan rumah hingga jaminan pendidikan bagi anaknya.

Rumah dibedah, anak dijamin bisa sekolah

Dalam unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Rabu, 28 Januari 2026, terlihat Sudrajat menerima bantuan dari pemerintah daerah.

Disebutkan bahwa rumahnya yang tidak layak huni akan dibedah, sementara dirinya juga didaftarkan sebagai penerima BPJS PBI.

Tak hanya itu, anak Sudrajat yang sempat putus sekolah dipastikan bisa kembali mengenyam pendidikan.

Baca Juga: Terobos banjir, polisi di Pamanukan gotong keranda jenazah warga

“Bantuan yang diberikan bukan sekadar simpati. Rumah tidak layak huni akan dibedah, Pak Sudrajat kini terdaftar sebagai penerima BPJS PBI. Anak beliau juga dijamin bisa kembali sekolah,” tulis akun tersebut.

Kisah ini pun menuai simpati luas dari masyarakat. Banyak warganet menilai kejujuran dan kesabaran Sudrajat akhirnya berbuah kebaikan.

Polisi yang menuduh akui keliru dan minta maaf

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X