Akses utama putus, lebih dari sebulan pascabanjir Desa Sikundo Aceh Barat masih terisolir

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Januari 2026 | 23:00 WIB
Perjuangan warga di Aceh Barat karena akses jalan yang terputus (TikTok/emaa.0702)
Perjuangan warga di Aceh Barat karena akses jalan yang terputus (TikTok/emaa.0702)

Jalur darat yang belum dapat dilalui menyebabkan distribusi logistik hanya bisa dilakukan melalui jalur udara.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun terpaksa menyalurkan bantuan untuk warga Desa Sikundo menggunakan metode dropping logistik lewat udara.

Baca Juga: Viral dugaan pungli ke relawan bencana Aceh di Palembang, Dishub klaim pelaku bukan anggotanya

Selain itu, BNPB telah meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk melakukan pendataan lanjutan terhadap warga terdampak, khususnya masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat banjir dan longsor.

Aceh perpanjang status tanggap darurat

Dalam upaya penanganan bencana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengumumkan perpanjangan masa status tanggap darurat selama 14 hari, terhitung sejak 8 hingga 22 Januari 2026.

Perpanjangan ini dilakukan karena masih ada empat kabupaten/kota yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

Baca Juga: Usai dipolisikan gegara show Mens Rea, Pandji Pragiwaksono: Semoga masih bisa memberi komedi

Berdasarkan laporan BNPB per 9 Januari 2026, bencana banjir dan longsor di tiga provinsi terdampak telah menyebabkan 1.182 orang meninggal dunia, sementara 145 orang masih dinyatakan hilang.

Adapun jumlah warga yang masih mengungsi tercatat mencapai 238.627 jiwa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X