Viral dugaan pungli ke relawan bencana Aceh di Palembang, Dishub klaim pelaku bukan anggotanya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Januari 2026 | 17:08 WIB
Menyoroti kasus pungli yang diduga oleh oknum petugas Dishub di Palembang terhadap para relawan bencana Aceh (Instagram.com/@storyrakyat_)
Menyoroti kasus pungli yang diduga oleh oknum petugas Dishub di Palembang terhadap para relawan bencana Aceh (Instagram.com/@storyrakyat_)

GENMILENIAL.ID — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pungutan liar (pungli) terhadap mobil bantuan bencana asal Banten viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan relawan hendak melanjutkan perjalanan menuju Aceh dan sempat dihentikan di kawasan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Video itu diunggah akun Instagram @storyrakyat_ pada Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam rekaman tersebut, perekam video menyebut oknum yang diduga melakukan pungli mengenakan rompi Dinas Perhubungan (Dishub) serta baju berwarna oranye bertuliskan rescue.

Baca Juga: Usai dipolisikan gegara show Mens Rea, Pandji Pragiwaksono: Semoga masih bisa memberi komedi

Relawan bawa bantuan untuk penyintas bencana Aceh

Diketahui, rombongan relawan tersebut berasal dari Kota Serang, Banten, dan berangkat pada Selasa, 6 Januari 2026.

Mereka membawa misi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana di Aceh Tamiang.

Kegiatan relawan meliputi bersih-bersih masjid dan musala, trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana, serta penyaluran bantuan berupa 1.250 Al-Qur’an dan Iqro.

Namun, perjalanan mereka disebut terganggu saat kendaraan minibus Elf yang digunakan dihentikan secara mendadak di depan Terminal Karya Jaya.

Baca Juga: Masuknya BYD dan VinFast ke Subang disorot, aktivis ingatkan risiko konflik horizontal

“Perjalanan terganggu keesokan harinya saat kendaraan minibus Elf yang mereka gunakan dihentikan di depan Terminal Karya Jaya,” demikian keterangan dalam unggahan video tersebut.

Disebut ada transaksi di warung

Dalam video itu, perekam menyebut adanya transaksi uang yang dinilai janggal. Ia juga menuturkan bahwa kendaraan relawan sempat ditilang oleh oknum yang diduga petugas Dishub.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X