Demi tak terisolir, warga Aceh Tengah gotong royong pikul sling 125 meter sejauh 3 kilometer

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 9 Januari 2026 | 13:43 WIB
Gotong royong warga Desa Jamat di Aceh Tengah agar terhubung dengan Desa Reje Payung yang terisolir (Instagram/serta_lia_gali)
Gotong royong warga Desa Jamat di Aceh Tengah agar terhubung dengan Desa Reje Payung yang terisolir (Instagram/serta_lia_gali)

GENMILENIAL.ID — Perjuangan warga Aceh Tengah untuk keluar dari keterisolasian pascabencana banjir bandang dan tanah longsor masih terus berlangsung.

Meski bencana terjadi pada akhir November 2025 lalu, hingga awal Januari 2026 sejumlah desa di wilayah tersebut belum sepenuhnya bisa diakses melalui jalur darat.

Salah satunya terjadi di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, yang hingga kini masih mengandalkan jembatan darurat berupa tali sling untuk mobilitas sehari-hari.

Jembatan permanen yang sebelumnya menjadi akses utama rusak parah akibat terjangan banjir dan longsor.

Baca Juga: 'Kami bukan orang malas', curhat Kepala Desa Aceh Tengah ungkap akses terputus jadi derita pascabanjir

Gotong royong pikul sling sejauh 3 kilometer

Demi menyambung kembali akses antardesa, warga Desa Jamat menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa.

Mereka berjalan kaki sejauh tiga kilometer sambil memikul tali sling sepanjang 125 meter yang akan digunakan sebagai jembatan gantung menuju Desa Reje Payung.

Aksi tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @serta_lia_gali pada Rabu 7 Januari 2026.

“Putusnya jalan menuju Desa Jamat membuat warga satu desa bergotong royong memikul sling sepanjang 125 meter menuju Desa Reje Payung,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: 8 Pejabat strategis dilantik, Bupati Subang janjikan birokrasi bersih dan profesional

Dalam video itu tampak warga, termasuk anak-anak, berjalan beriringan sambil memikul tali sling dengan penuh kehati-hatian.

“Dari Jamat mengambil sling untuk penyeberangan ke Reje Payung. Semoga bermanfaat nantinya dan bisa digunakan masyarakat,” ujar salah seorang warga dalam video.

Akses darat putus total, warga andalkan jembatan tali

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X