Sejumlah warganet pun mengimbau para pemilik kendaraan agar segera membersihkan mobil mereka.
“Jangan lupa dicuci, air laut bisa bikin karatan,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
BMKG ingatkan potensi gelombang tinggi
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Sulawesi Utara.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap air laut pasang sejak 6 hingga 9 Januari 2026.
Dalam peringatan tersebut, tinggi gelombang diperkirakan berada di kisaran 1,25 meter hingga 4 meter.
Baca Juga: Tali jembatan darurat putus di Aceh Tengah, relawan terjatuh saat salurkan bantuan ke desa terisolir
Gelombang dengan kategori sedang, yakni 1,25 hingga 2,5 meter, berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Talaud serta perairan utara dan selatan Sulawesi Utara.
Sementara itu, gelombang dengan kategori tinggi, yakni 2,5 hingga 4 meter, berpotensi melanda perairan Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan wilayah Minahasa Utara.
Cuaca ekstrem diperkirakan hingga 11 Januari
Selain gelombang tinggi, BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Utara.
Hujan tersebut diperkirakan dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
BMKG menyebut kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi hingga 11 Januari 2026.
Artikel Terkait
Banjir hampir capai atap rumah di Cilegon, BPBD soroti drainase minim dan dugaan jalur air ke laut ditutup
Warga Aceh Timur terpaksa sewa beko Rp600 ribu per jam untuk bersihkan lumpur sisa banjir bandang
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir bandang terjang rumahnya: Air datang usai subuh hingga momen kelaparan
Kayu gelondongan jadi jembatan relawan salurkan bantuan untuk korban banjir Aceh
'Saya mau pulang ke mana?' Pilu warga Pidie Jaya usai rumah hancur diterjang banjir dan bantuan hilang
Kisah relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan meski baru kehilangan ibu
Banjir di Kabupaten Banjar Kalsel tak kunjung surut, air rendam rumah warga hingga berhari-hari