Fenomena sinkhole muncul di persawahan Limapuluh Kota Sumbar, air berubah biru dan warga diminta waspada

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 6 Januari 2026 | 19:16 WIB
Fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Instagram/pdg24jam-TikTok/rdityamarcelino_)
Fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Instagram/pdg24jam-TikTok/rdityamarcelino_)

Faktor geologi jadi penyebab utama

Wilayah Nagari Situjuah dikenal sebagai kawasan batu kapur yang rentan mengalami tanah amblas akibat pengaruh air.

Lapisan batu kapur tersebut tertutup material Gunung Sago, sehingga tanah di atasnya menjadi subur dan selama ini dimanfaatkan warga sebagai area pertanian.

Kondisi geologi inilah yang disebut menjadi salah satu faktor utama munculnya sinkhole. Fenomena serupa sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat setempat.

Warga lokal bahkan menyebut kejadian seperti ini dengan istilah 'Sawah Luluih', merujuk pada sawah yang tiba-tiba amblas.

Baca Juga: Lima tahun berdiri, IFG Corporate University raih akreditasi global EFMD CLIP

Meski berbahaya, jadi tontonan warga

Meski telah dipasang garis polisi, keberadaan sinkhole tersebut justru menjadi tontonan warga sekitar.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan banyak warga datang ke lokasi untuk melihat langsung fenomena tersebut.

Akun TikTok @rdityamarcelino_ mengunggah situasi di sekitar lokasi pada Selasa, 6 Januari 2026.

Dalam video tersebut tampak area persawahan dipadati warga, bahkan sejumlah pedagang terlihat berjajar di sepanjang jalan tepi sawah.

Baca Juga: Galuh Pakuan siapkan multieven budaya dan olahraga 2026, hadiah Rp1 miliar dorong ekonomi kreatif dan prestasi daerah

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri, mengingat potensi bahaya masih mengintai.

Warga pun diimbau untuk mematuhi pembatasan yang telah ditetapkan dan tidak mendekati area sinkhole demi keselamatan bersama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X