Tali sling jadi akses hidup warga Ketol Aceh Tengah, sejumlah desa masih terisolir 40 hari pascabanjir

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 5 Januari 2026 | 16:59 WIB
Ayah dan anak menyeberangi sungai di Desa Burlah, Kecamatan Ketol dengan tali sling karena jembatan putus (Instagram/explore_gayo)
Ayah dan anak menyeberangi sungai di Desa Burlah, Kecamatan Ketol dengan tali sling karena jembatan putus (Instagram/explore_gayo)

GENMILENIAL.ID — Sudah lebih dari 40 hari sejak banjir bandang dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Sumatera, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, namun dampaknya masih dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah.

Di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, beberapa desa hingga kini masih terisolir akibat akses jalan yang terputus total.

Kondisi tersebut memaksa warga menggantungkan mobilitas harian mereka pada sebuah tali sling yang dibentangkan melintasi sungai berarus deras.

Baca Juga: Insiden istri Fiersa Besari ditabrak di Stasiun Gambir, pelaku tawarkan damai Rp200 ribu

Tali sling itu menjadi satu-satunya penghubung antar desa, sekaligus urat nadi kehidupan warga setempat.

Ayah dan anak menyeberangi sungai dengan penerangan seadanya

Potret perjuangan warga Kecamatan Ketol tergambar dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @explore_ketol pada Senin, 5 Januari 2026.

Video itu memperlihatkan momen seorang ayah dan anak dari Desa Burlah yang menyeberangi sungai dengan berpegangan pada tali sling.

Arus sungai tampak deras, sementara kondisi sekitar minim penerangan. Warga hanya mengandalkan cahaya senter dan lampu ponsel untuk membantu proses penyeberangan.

Baca Juga: Tanpa seragam pascabanjir, anak-anak Aceh Tamiang tetap semangat jalani hari pertama sekolah

“Sebanyak sembilan desa masih terisolir, terputus dari akses utama, dan harus menjalani kehidupan dalam gelap gulita tanpa aliran listrik,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Situasi ini menunjukkan betapa rentannya keselamatan warga, terutama anak-anak dan lansia, yang harus melintasi sungai demi kebutuhan sehari-hari.

Tali sling jadi andalan mobilitas warga

Tali sling yang digunakan warga diketahui berasal dari kabel listrik milik PLN yang dimanfaatkan secara darurat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X