Menurutnya, saat ini air hujan tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai, sehingga seluruh limpasan air terakumulasi di kawasan pemukiman dan jalan utama.
“Jalur pembuangan air hujan tidak ada. Jalur pembuangan ke laut sudah ditutup,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, hujan dilaporkan masih berpotensi turun di wilayah Banten. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama di kawasan rawan genangan dan sekitar jalur industri.***
Artikel Terkait
Peran 3 pimpinan Kadin Cilegon yang diduga palak proyek Rp5 triliun tanpa lelang ke kontraktor asal China
Sentilan Akbar Faizal usai aksi palak oknum Kadin Cilegon viral di medsos: Memang hanya di Jakarta bisa main triliunan?
Ketua Kadin Cilegon tersangka pemerasan proyek Rp5 triliun, Anindya Bakrie: Kegaduhan yang tak perlu
Menunggu bantuan air bersih, warga Tamiang Hulu bertahan gunakan air sisa banjir untuk kebutuhan sehari-hari
Warga Tebing Tinggi Kalsel naik ke atap ambulans saat banjir bandang terjang permukiman
Rumah lenyap diterjang banjir bandang, warga Desa Suka Jadi Aceh Tamiang: Tinggal tangga dan kamar mandi
Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG