GENMILENIAL.ID – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Muhammad Salim, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap kontraktor asal China, PT Chengda.
Penetapan ini menyusul viralnya video Salim yang meminta jatah proyek senilai Rp5 triliun dari PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.
Saat digiring ke Mapolda Banten pada Sabtu, 17 Mei 2025, Salim tampak mengenakan baju tahanan dan hanya mengacungkan jempol kepada awak media.
Ia ditahan bersama dua tersangka lainnya, yakni Wakil Ketua Kadin Bidang Perindustrian, Ismatullah, dan Ketua HSNI, Rufaji Jahuri.
Baca Juga: Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi kembali disorot, Roy Suryo diperiksa polisi
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, angkat bicara terkait skandal tersebut. Ia menyayangkan tindakan sejumlah pengurus Kadin Kota Cilegon dan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil pihak kepolisian.
“Kami menyayangkan tindakan pengurus Kadin Kota Cilegon dan mendukung langkah hukum yang diambil Polda Banten,” ujar Anindya dalam pernyataan resminya, Minggu, 18 Mei 2025.
Secara internal, Kadin Indonesia telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan pengurus yang terlibat.
“Secara internal, Kadin mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan pengurus Kadin Kota Cilegon yang terlibat pemalakan,” tegas Anindya.
Ia menambahkan, kasus tersebut telah menciptakan kegaduhan yang tidak perlu dan mencoreng nama baik organisasi.
“Kadin menyesalkan peristiwa itu karena sudah menyebabkan kegaduhan yang tidak perlu,” tukasnya.
Artikel Terkait
KADIN Subang ekspor perdana jahe ke Uni Emirat Arab, Pemda Subang siapkan 6000 hektar untuk komoditas lainya
Konflik di tubuh Kadin, Menkumham Supratman tegaskan pemerintah tidak ikut campur
Dilantik jadi salah satu pejabat Parekraf Kadin 2024, ini dia bisnis yang dijalani Raffi Ahmad
Prabowo di Munas Kadin: Jaga kekompakan
Pasca viral tudingan ijazah palsu, Jokowi kini laporkan 5 oknum ke Polda Metro Jaya
Peran 3 pimpinan Kadin Cilegon yang diduga palak proyek Rp5 triliun tanpa lelang ke kontraktor asal China
Sentilan Akbar Faizal usai aksi palak oknum Kadin Cilegon viral di medsos: Memang hanya di Jakarta bisa main triliunan?