GENMILENIAL.ID - Kasus pengancaman oknum organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon yang diduga meminta jatah proyek ke kontraktor pembangunan PT Chandra Asri Alkali (CAA) yaitu PT China Chengda Engineering Co kini sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos).
Sebelumnya, beredar video sejumlah pihak yang diduga berasal dari Kadin Cilegon dan ormas bertemu dengan perwakilan Chengda Engineering Co, kontraktor dari proyek pembangunan pabrik CA-EDC.
"Tanpa ada lelang, porsinya harus jelas, Rp 5 triliun untuk Kadin, Rp 3 triliun untuk Kadin," ucap pria yang mengaku sebagai anggota Kadin Cilegon, sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram @infoserang, pada Minggu, 18 Mei 2025.
Terkini, Polda Banten telah menetapkan tiga pimpinan organisasi di Kota Cilegon sebagai tersangka atas kasus dugaan pengancaman saat minta jatah proyek senilai Rp5 triliun tanpa proses lelang.
Ketiga tersangka tersebut yakni Ketua Kadin Kota Cilegon Muhammad Salim (54), Wakil Ketua Kadin Bidang Industri Ismatullah (39) dan Ketua HNSI Kota Cilegon Rufaji Jahuri (50).
Ditreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan menyatakan tersangka Muhammad Salim dijerat pasal 368 dan 160 KUHP, tersangka Ismatullah dan tersangka Rufaji Juhari dijerat pasal 335 KUHPidana.
"Yang mana ancaman hukumannya itu maksimal 9 tahun penjara," ujar Dian dalam konferensi pers di Banten, pada Jumat, 16 Mei 2025.
Berkaca dari kasus tersebut, mantan anggota DPR sekaligus politikus Indonesia, Akbar Faizal turut berkomentar usai Ketua Kadin Cilegon ditetapkan sebagai tersangka kasus pengancaman ke PT Chengda.
Melalui laman X pribadinya @akbarfaizal68 yang diposting pada Sabtu, 17 Mei 2025, Akbar Faizal berandai-andai masuk ke dalam pikiran sang ketua Kadin Cilegon, seraya menyebut orang kampung juga bisa main uang triliunan.
"Ketua Kadin Cilegon malak investor China di daerahnya sebesar Rp5 triliun," ujar Akbar Faizal.
"Mungkin di kepalanya, 'memang hanya kalian yang di Jakarta bisa main triliunan? Kita yang di kampung juga bisa'," tukasnya.***
Artikel Terkait
KADIN Subang ekspor perdana jahe ke Uni Emirat Arab, Pemda Subang siapkan 6000 hektar untuk komoditas lainya
Konflik di tubuh Kadin, Menkumham Supratman tegaskan pemerintah tidak ikut campur
Dilantik jadi salah satu pejabat Parekraf Kadin 2024, ini dia bisnis yang dijalani Raffi Ahmad
Prabowo di Munas Kadin: Jaga kekompakan
PT LIB turun tangan, Komdis siap bertindak usai bus Persik diserang oknum suporter Arema FC
Diduga lecehkan belasan siswi, oknum guru SD di Depok dihentikan mengajar
Peran 3 pimpinan Kadin Cilegon yang diduga palak proyek Rp5 triliun tanpa lelang ke kontraktor asal China