Aliran sungai baru muncul di tengah perkampungan, warga dusun Suka Maju Tapsel bertahan di masjid pascabanjir bandang

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 29 Desember 2025 | 22:49 WIB
Warga di Dusun Suka Maju (Benteng), Batangtoru, Tapanuli Selatan ceritakan kondisi pemukimannya pascabanjir (Instagram/@hasmaraffandy_11)
Warga di Dusun Suka Maju (Benteng), Batangtoru, Tapanuli Selatan ceritakan kondisi pemukimannya pascabanjir (Instagram/@hasmaraffandy_11)

GENMILENIAL.ID — Pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025 lalu masih menyisakan duka mendalam bagi warga terdampak.

Salah satunya dirasakan warga Dusun Suka Maju (Benteng), Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Bencana tersebut tidak hanya merusak rumah dan menghentikan aktivitas ekonomi warga, tetapi juga memunculkan aliran sungai baru yang kini membelah langsung kawasan pemukiman.

Sungai yang sebelumnya tidak pernah ada itu terbentuk akibat derasnya arus banjir yang menggerus jalan dan lahan warga.

Baca Juga: Peduli konservasi alam, pengusaha asal Lampung kembangkan puluhan ribu bibit tanaman di Subang

“Ini arus sungai yang baru, dulu di sini nggak ada sungai. Ini jalan mobil,” ujar salah satu warga dalam video yang diunggah akun Instagram @hasmaraffandy_11, Senin, 29 Desember 2025.

Dalam video tersebut, tampak air mengalir dengan arus cukup deras setinggi lutut orang dewasa.

Aliran air bahkan terlihat masuk ke dalam rumah-rumah warga yang masih berdiri, membuat lingkungan tempat tinggal tak lagi aman untuk dihuni.

Aliran air membelah pemukiman warga

Warga menyebut, aliran sungai baru itu sebelumnya merupakan akses jalan utama yang biasa dilalui kendaraan.

Baca Juga: Tim SAR temukan satu jenazah diduga korban karamnya kapal wisata keluarga pelatih Valencia di Labuan Bajo

Kini, jalan tersebut berubah menjadi alur air yang terus mengalir tanpa tanggul pembatas.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total. Selain tidak bisa beraktivitas normal, mereka juga harus waspada terhadap risiko banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Warga berharap bantuan pembangunan tanggul

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X