Mantan Ketum PB IDI ingatkan pelayanan kesehatan di posko pengungsi banjir Sumatera: Harus cepat ditolong tanpa rujukan RS

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 25 Desember 2025 | 21:17 WIB
Ketua Umum PB IDI periode 2018-2021, dokter Daeng Mohammad Faqih buka suara soal penanganan kesehatan banjir Sumatera (YouTube/ForumKeadilanTV)
Ketua Umum PB IDI periode 2018-2021, dokter Daeng Mohammad Faqih buka suara soal penanganan kesehatan banjir Sumatera (YouTube/ForumKeadilanTV)

“Pengiriman dokter itu harus tepat, karena masing-masing bencana itu berbeda prioritasnya. Jadi, banjir itu harus dokter yang tepat dengan situasi banjir,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan medis dalam bencana banjir berbeda dengan gempa bumi atau pandemi.

Penyakit yang muncul umumnya berkaitan dengan air, seperti gangguan paru-paru, pencernaan, kulit, dan mata.

“Lini pertama itu penyakit-penyakit yang disebabkan oleh banjir. Jadi yang harus dikirim itu misalnya dokter penyakit dalam, paru, mata, dan kulit,” tegasnya.

Baca Juga: Perayaan Natal berlangsung, Kang Rey imbau warga dan wisatawan jaga kondusivitas Subang

Menkes: 300 Puskesmas akan kembali beroperasi

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa sekitar 300 Puskesmas yang terdampak banjir di Sumatera ditargetkan segera kembali beroperasi normal.

Pemulihan infrastruktur layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Selain perbaikan bangunan, Kemenkes juga akan mengirimkan peralatan kesehatan tambahan agar pelayanan medis bagi warga terdampak dapat berjalan lebih optimal di masa pemulihan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X