Kekuatan media sosial satukan ibu dan anak yang terpisah usai banjir Aceh

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 21 Desember 2025 | 14:01 WIB
Konten kreator Vilmei bersama pengungsi Aceh yang merupakan ibu salah satu followersnya (Instagram/vilmei)
Konten kreator Vilmei bersama pengungsi Aceh yang merupakan ibu salah satu followersnya (Instagram/vilmei)

GENMILENIAL.ID Media sosial kembali menunjukkan perannya sebagai ruang kemanusiaan di tengah krisis.

Sebuah unggahan video yang dibuat konten kreator Meicy Villia atau akrab disapa Vilmei, tanpa disangka menjadi penunjuk keberadaan seorang ibu yang terpisah dari anaknya usai banjir melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Peristiwa itu bermula ketika Vilmei mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Aceh dan membuat konten bersama para penyintas.

Video tersebut kemudian diunggah ke akun Instagram miliknya, @vilmei, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Baca Juga: Festival Galuh Pakuan Cup disorot akademisi nasional, dinilai layak naik kelas jadi agenda kebudayaan negara

Tak lama setelah tayang, unggahan itu menarik perhatian warganet, termasuk seorang anak yang tengah merantau di Jakarta dan telah lama kehilangan kabar ibunya.

Video jadi titik temu informasi keluarga

Dalam video tersebut, Vilmei menjelaskan bahwa ada seorang anak yang tengah berusaha mencari ibunya di Aceh, namun terkendala minimnya jaringan komunikasi di wilayah terdampak bencana.

“Kemarin ada anak yang nyari ibunya di Aceh karena hilang dan belum ketemu, ternyata dia nggak bisa cari ibunya karena di sini nggak ada sinyal,” ujar Vilmei dalam video tersebut.

Baca Juga: Kehilangan rumah akibat banjir, bocah pengungsi Aceh ini tak minta mainan: Aku mau ngaji

Unggahan itu kemudian dikomentari oleh seorang warganet bernama Izal, yang mengaku mengenali salah satu perempuan dalam video sebagai ibunya yang berada di pengungsian Kabupaten Pidie Jaya.

“Alhamdulillah ya Allah ternyata mamak ku sehat, itu mamak ku yang paling kanan kak Vilmei, tepatnya di Pidie Jaya,” tulis Izal di kolom komentar.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih karena video tersebut menjadi satu-satunya cara untuk memastikan kondisi ibunya di tengah keterbatasan jaringan internet.

Keterbatasan jaringan pascabencana

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X