Baca Juga: WALHI ungkap deforestasi masif di Sumatera, 1,4 juta hektare hutan hilang 2016-2024
Rincian 23 IUP dan KK di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Berdasarkan data Kementerian ESDM, terdapat 4 pemegang KK dan 19 IUP komoditas logam yang tersebar di tiga provinsi:
Aceh:
- 1 KK komoditas emas (izin 2018)
- 3 IUP emas (izin 2010 & 2017)
- 3 IUP besi (2021–2024)
- 3 IUP bijih besi DMP (2011–2020)
- 2 IUP bijih besi (2012–2018)
- 1 KK komoditas timbal & seng yang beririsan dengan Sumut (izin 2018)
Sumatera Utara:
- 2 KK emas DMP (2017 & 2018)
- 1 IUP tembaga DMP (2017)
Sumatera Barat:
- 4 IUP besi (2019 & 2020)
- 1 IUP bijih besi (2013)
- 1 IUP timah hitam (2020)
- 1 IUP emas (2019)
Kementerian ESDM menegaskan seluruh izin tersebut akan diperiksa ulang untuk memastikan tidak ada aktivitas yang memperburuk kerusakan lingkungan di wilayah yang kini tengah menghadapi bencana besar.***
Artikel Terkait
Cak Imin desak evaluasi total kebijakan lingkungan: Kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri
Sido muncul salurkan bantuan Rp900 juta untuk pemulihan korban bencana di Sumatera
Pilu Gubernur Mualem lihat bencana Aceh dari udara: Mata menangkap luka di Tanah Rencong
Mahfud MD soroti rentetan bencana di Sumatera: Kerusakan hutan ulah manusia dan kebijakan negara yang kurang cermat
Banjir besar Sumatera disorot, legislator PKB minta Menhut Raja Juli mundur dalam rapat panas DPR
Asal kayu gelondongan di banjir Sumatera mulai dibidik Polri hingga Kejagung, Kemenhut sebut bentuk tim gabungan untuk investigasi
BNPB: 867 korban meninggal dan 521 hilang akibat banjir–longsor di Sumatera