GENMILENIAL.ID – Banjir besar yang melanda Sumatera tidak hanya merusak rumah dan fasilitas, tetapi juga membawa kayu gelondongan dalam jumlah besar yang kini jadi perhatian publik.
Arus deras menghantam beberapa wilayah, salah satunya Tapanuli Selatan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut daerah ini menjadi salah satu yang terdampak terparah karena kayu-kayu tersebut.
Polri dan Kementerian Kehutanan turun tangan
Menindaklanjuti temuan kayu gelondongan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar koordinasi untuk investigasi dan penegakan hukum terkait kayu yang terbawa arus banjir.
“Keingintahuan publik tentang asal-usul material kayu itu sudah kami respons,” ujar Raja Juli di Mabes Polri, Kamis 4 Desember 2025.
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memindai lokasi terdampak dengan drone dan mengambil sampel kayu untuk diuji.
Hasil sementara menunjukkan beberapa kayu berasal dari hulu sungai.
Baca Juga: Kuota haji Subang 2026 turun, Pemkab amankan tambahan 109 jemaah lewat upaya Bupati
Kayu punya bekas potongan gergaji
Peninjauan lapangan menunjukkan bahwa sebagian kayu memiliki bekas potongan gergaji.
“Dari temuan tim di lapangan ada berbagai jenis kayu, namun beberapa terdapat bekas potongan dari senso,” kata Kapolri Listyo Sigit.
Ia menegaskan tim akan menelusuri aliran sungai dari hulu hingga hilir bersama tim kehutanan untuk memastikan asal-usul kayu.
Artikel Terkait
Bencana Sumatera: 753 tewas, 650 hilang, 576 ribu warga mengungsi, jalur Medan-Aceh Tamiang mulai terbuka
Pilu Gubernur Mualem lihat bencana Aceh dari udara: Mata menangkap luka di Tanah Rencong
Banjir besar Sumatera disorot, legislator PKB minta Menhut Raja Juli mundur dalam rapat panas DPR
Bupati Aceh Timur semprot Satpol PP soal minimnya bantuan saat banjir bandang menerjang 18 kabupaten dan kota
Soal izin tambang dan buka lahan, WALHI sentil negara terkait pengawasan yang longgar: Seperti memfasilitasi kejahatan lingkungan
BNPB pimpin penanganan bencana di Aceh, Sumut, Sumbar, empati nasional mengalir deras
Menkeu Purbaya pastikan banjir Sumatera tak ganggu pertumbuhan ekonomi nasional